Kenali dan Cegah Kanker Payudara dengan SADARI, Ini Panduan Pemeriksaan Mandiri

JAKARTA - Kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang harus diwaspadai oleh tiap wanita. Terlebih kemunculan penyakit ini sering terjadi tanpa disadari, dan bisa berakibat fatal jika terlambat ditangani.

Oleh karena itu, setiap wanita harus memahami kondisi payudaranya dan perubahan-perubahan yang terjadi dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) untuk mencegah kanker.

Pemeriksaan payudara secara mandiri harus dilakukan setidaknya sebulan sekali, guna mengetahui ada atau tidaknya perubahan bentuk payudara dari waktu ke waktu.

Waktu terbaik untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri adalah seminggu setelah periode menstruasi berakhir. Melakukan pemeriksaan pada masa menstruasi kurang disarankan karena kadar hormon sedang berfluktuasi, sehingga menyebabkan perubahan pada tubuh termasuk payudara. Untuk melakukan SADARI terdapat beberapa cara, seperti berikut ini dikutip dari Healthline, pada Rabu, 26 Maret 2026.

1. Pemeriksaan visual

Pemeriksaan visual pada payudara dapat dilakukan dengan Anda berdiri di depan cermin, dengan kedua tangan berada di pinggul. Kemudian perhatikan payudara secara visual untuk beberapa hal berikut:

- Perubahan ukuran, bentuk, atau simetri

- Berlesing pipit

- Puting terbalik

- Mengerut

- Punggungan asimetris di bagian bawah

Anda juga dapat memeriksa di depan cermin dengan membungkuk, sehingga payudara terjulur ke bawah. Perhatikan dan raba untuk memeriksa apakah ada perubahan tertentu.

Kemudian periksa apakah terdapat cairan yang keluar atau tidak dari puting. Tempatkan jempol dan jari telunjuk di sekitar puting, lalu tekan perlahan, dan perhatikan apakah ada cairan yang keluar dari payudara.

2. Pemeriksaan saat mandi

Pemeriksaan payudara sendiri juga bisa dilakukan ketika mandi, yang dimulai dari mengangkat satu tangan ke belakang kepala. Kemudian, gunakan tangan lain yang telah dilumuri sabun untuk meraba payudara di sisi tangan yang terangkat.

Gunakan jari untuk menekan-nekan bagian demi bagian payudara dengan lembut. Pemeriksaan saat mandi ini cukup efektif, karena busa sabun akan memudahkan pergerakan tangan untuk memeriksa ada benjolan atau perubahan pada payudara ataupun area ketiak.

3. Pemeriksaan dengan berbaring

SADARI dengan berbaring sangat mudah dilakukan. Anda cukup berbring di tempat tidur atau permukaan dattar lain yang nyaman, kemudian tempatkan bantal kecil di bawah pundak.

Kemudian lumuri tangan kiri dengan losion dan gunakan jari tangan untuk meraba payudara kanan, begitu sebaliknya. Lakukan gerakan perabaan payudara mengikuti arah jarum jam dengan gerakan melingkar. Pemeriksaan berbaring ini membuat payudara melebar sehingga memudahkan untuk dilakukan.

Jika pada pemeriksaan Anda menemukan perubahan atau benjolan tak biasa pada payudara, tetaplah untuk tenang karena sebagian besar perubahan fisik tidak mengarah pada kanker payudara. Meski demikian, Anda harus memeriksakan diri ke dokter agar mendapat pemeriksaan lebih lanjut dan jawaban yang pasti terkait kondisi payudara Anda.

Namun, terdapat beberapa kondisi lain pada payudara yang membuat Anda harus segera memeriksakan diri. Seperti perubahan pada permukaan kulit payudara, keluar cairan dari puting yang bukan ASI, keluar darah, puting memerah dan lembap yang tidak kunjung membaik, ada ruam di sekitar puting, hingga rasa sakit berkelanjutan pada payudara.