Partager:

JAKARTA - Manajer anyar Thomas Tuchel membawa banyak perubahan pada skuad Inggris. Tuchel, salah satunya, meminta pemain lebih banyak bicara saat berada di lapangan.

Tuchel melakukan debut saat Inggris menghadapi lawan yang tidak berat, Albania, pada kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. Laga pertama Grup K, Inggris menjamu lawannya di Stadion Wembley, Jumat, 21 Maret 2025 dini hari WIB.

Tuchel yang menggantikan Gareth Southgate setelah membawa Inggris ke final Euro 2024 mendapat beban yang sesungguhnya tak sukar.

Di Grup K, Inggris hanya mendapat lawan yang paling diperhitungkan, Serbia. Selanjutnya, The Three Lions menghadapi Andorra dan Latvia serta Albania yang menjadi lawan pertama Harry Kane dkk.

Meski diprediksi bisa melewati penyisihan grup, namun Tuchel tak meremehkan setiap lawan. Mantan pelatih Bayern Munchen ini menyoroti pemain Inggris yang minim melakukan komunikasi dalam pertandingan. Tuchel menekankan pentingnya komunikasi antarpemain seperti saat final Euro 2024 melawan Spanyol.

Dalam analisis pertandingan, komunikasi pemain Inggris mengalami penurunan di babak kedua. Hal tersebut, menurut Tuchel mengakibatkan gawang Inggris kebobolan dua kali.

Meski Inggris bisa menyamakan kedudukan melalui Cole Palmer setelah tertinggal 1-0, namun Spanyol akhirnya yang keluar menang 2-1.

Interaksi pemain Inggris menurun jauh, dari 60 menjadi 35, di babak kedua. Kiper Jordan Pickford mengakui Spanyol terlihat lebih mendominasi saat komunikasi pemain Inggris menurun.

"Itulah mengapa Spanyol begitu mendominasi dan kami gagal mengejar ketinggalan," kata Pickford menanggapi pernyataan Tuchel seperti dikutip Yahoo Sports.

Hal senada dikatakan pemain depan Morgan Rogers. Menurut striker Aston Villa ini komunikasi merupakan aspek penting karena menjadikan pemain tetap bersatu terutama saat tim dalam posisi tertinggal.

"Komunikasi merupakan aspek penting. Saat momentum dalam pertandingan mengalami perubahan, kami harus tetap bersama meski mungkin tidak berjalan sempurna. Yang jelas, kami harus tetap bersama dan saling bicara satu sama lain. Hanya perlu bicara dan tetap bersama sudah memberi perbedaan saat Anda bermain," ucap Rogers.

Rogers menuturkan bila Tuchel memiliki aura berbeda. Dirinya sangat yakin saat membeberkan rancangan tim di hadapan pemain. Tuchel optimistis membawa Inggris menjadi juara di Piala Dunia 2026.

"Hanya itu tujuan dia. Jelas dan transparan apa yang menjadi keinginan dia agar kami melakukan perbaikan. Dia menunjukkan komitmen dan bagaimana dia berharap kami menjadi keluarga. Dia sangat ingin dekat dengan pemain," ucapnya.

Inggris melakoni dua pertandingan home di kualifikasi Piala Dunia 2026. Setelah menghadapi Albania, mereka menjamu Latvia di Wembley, Selasa, 25 Maret 2025 dini hari WIB.

Pada dua laga itu, Tuchel memanggil kembali Marcus Rashford, pemain pinjaman Villa dari Manchester United, dan Jordan Henderson. Keduanya tidak masuk skuad Inggris di Euro 2024.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)