YOGYAKARTA - Selain mutiara putih yang sering kita lihat di pasaran, ada pula mutiara hitam yang unik dan istimewa. Namun, apa perbedaan mutiara hitam dan putih? Pemilik Crocus Pearl, Sasmita Asryanti mengungkapkan, kedua jenis mutiara tersebut memang didapatkan dari spesies tiram yang berbeda.
Namun demikian, kedua jenis mutiara tersebut sama-sama berharga dan memiliki nilai yang tinggi di pasaran jika kriteria tertentu terpenuhi.
Perbedaan mutiara hitam dan putih
Asal usul warna mutiara
Menurut Sasmita, warna mutiara sangat dipengaruhi dan ditentukan oleh jenis tiram dan lingkungan tempatnya tumbuh.
“Mutiara itu ada South Sea pearl (mutiara Laut Selatan) dan Tahiti. Biasanya mutiara yang warnanya hitam itu dikenal dengan mutiara Tahiti,” jelasnya.
Mutiara Tahiti berasal dari tiram Pinctada margaritifera, yang hidup di perairan hangat sekitar Polinesia Perancis. Warna hitam pada mutiara ini pada dasarnya tidak selalu pekat. Beberapa mutiara Tahiti memperlihatkan gradasi warna metalik, misalnya abu-abu tua, hijau tua, biru, dan ungu.
Sementara itu, South Sea Pearl atau mutiara Laut Selatan berasal dari tiram Pinctada maxima, yang banyak ditemukan di perairan Indonesia, Australia, dan Filipina.
“Sementara South Sea Pearl itu warnanya cenderung terang, misalnya putih, gold (emas), dan silver (perak),” ujar Sasmita.
VOIR éGALEMENT:
Perbedaan habitat dan karakteristiknya
Kedua jenis mutiara ini mempunyai habitat yang berbeda yang memengaruhi karakteristik warna dan kilau permukaannya.
“Keduanya berasal dari dua jenis tiram yang berbeda dan dari perairan yang berbeda. Tapi untuk kriteria mutiaranya sama seperti pada umumnya,” jelas Sasmita.
Mutiara Laut Selatan umumnya memiliki ukuran yang lebih besar karena tiramnya pun berukuran besar. Warnanya yang lembut dan berkilau lembut, melahirkan kesan mewah dan elegan.
Sementara itu, mutiara Tahiti yang berwarna hitam atau gelap mengeluarkan aura misterius, cocok bagi mereka yang senang dengan tampilan unik dan memiliki karakter kuat.
Nilai jual mutiara di pasaran
Meski memiliki warna yang berbeda, baik mutiara hitam ataupun mutiara putih mempunyai nilai jual tinggi di pasaran. Warna tidak menjadi satu-satunya faktor yang menentukan harga sebuah mutiara.
“Meskipun warnanya gelap, mutiara Tahiti itu juga bisa dijual mahal jika bentuknya bulat sempurna, bentuknya seragam dan beraturan, serta permukaannya yang mulus,” katanya.
Dengan kata lain, kriteria utama penentu nilai mutiara tetap sama untuk semua jenis mutiara, mulai dari bentuk yang bulat sempurna, permukaan tanpa cacat, kilau merata, dan ukuran yang proporsional.
Demikianlah ulasan mengenai perbedaan mutiara hitam dan putih. Semoga bermanfaat! Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)