JAKARTA - Kue akar kelapa adalah salah satu kue tradisional khas Betawi yang sering hadir dalam berbagai acara, seperti perayaan Lebaran, hajatan, dan acara keluarga. Kue ini cocok disuguhkan sebagai camilan Lebaran.
Nama 'akar kelapa' berasal dari bentuknya yang menyerupai akar pohon kelapa, yakni kecil, keriting, dan bertekstur kasar. Kue ini memiliki cita rasa gurih dengan sedikit rasa manis dan tekstur renyah yang khas.
Dulu, kue ini sering dibuat oleh masyarakat Betawi secara turun-temurun dan menjadi bagian dari tradisi kuliner mereka. Seiring berjalannya waktu, kue akar kelapa semakin populer di berbagai daerah, bahkan menjadi oleh-oleh khas dari Jakarta dan sekitarnya.
Salah satu keunikan kue akar kelapa terletak pada bahan utamanya, yaitu tepung ketan. Penggunaan tepung ketan memberikan tekstur yang lebih renyah dan tahan lama dibandingkan tepung terigu biasa. Selain itu, kue ini digoreng hingga keemasan, menghasilkan cita rasa yang gurih dan renyah.
Kue ini juga tidak menggunakan bahan pengembang, sehingga teksturnya tetap padat tetapi renyah saat digigit. Hal lainnya yang membuat kue ini istimewa adalah cara pembentukannya, yaitu menggunakan cetakan khusus yang menghasilkan bentuk menyerupai akar kelapa.
Berikut adalah resep dan cara membuat kue akar kelapa yang bisa dicoba di rumah, seperti dilansir dari laman Cookpad.
Bahan-bahan:
- 250 gram tepung ketan
- 4 butir telur
- 1 sdm gula
- 1 sdm kaldu ayam
- 1/2 sdt garam
VOIR éGALEMENT:
Cara pembuatan:
1. Pecahkan 4 butir telur ke dalam wadah, lalu tambahkan gula, kaldu ayam, dan garam. Kocok hingga semua bahan larut dengan sempurna.
2. Tambahkan tepung ketan secara bertahap ke dalam campuran telur sambil terus diaduk hingga merata.
3. Jika adonan mulai terasa berat, uleni dengan tangan hingga adonan menjadi kalis dan tidak lengket di tangan.
4. Siapkan cetakan khusus kue akar kelapa, lalu olesi dengan sedikit minyak agar tidak lengket. Ambil satu kepal adonan, masukkan ke dalam cetakan, dan tekan hingga adonan keluar dengan bentuk khas akar kelapa.
5. Panaskan minyak dengan api sedang, lalu goreng adonan yang sudah dicetak hingga berwarna keemasan. Pastikan untuk menggorengnya dengan suhu minyak yang stabil agar kue matang merata dan renyah.
6. Setelah matang, angkat dan tiriskan kue akar kelapa di atas kertas minyak atau tisu dapur untuk menyerap sisa minyak. Biarkan dingin sebelum disimpan dalam toples agar tetap renyah.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)