Partager:

JAKARTA - Tissa Biani kembali menunjukkan kemampuan aktingnya dalam film terbaru Norma: Antara Mertua dan Menantu. Dalam gala premier yang digelar di Kuningan, Jakarta Selatan, pada Senin, 24 Maret, Tissa berbagi cerita tentang tantangan yang ia hadapi saat memerankan karakter Norma, sosok yang penuh dengan drama dan emosi mendalam.

"Memerankan karakter Norma adalah salah satu karakter yang penuh dramatis, hampir di setiap scene banyak adegan nangis yang sudah aku share di Instagram, foto-foto footage aku nangis-nangis," ujar Tissa.

"Itu benar-benar air matanya real, emosinya juga real, terus habis itu ya aku siap-siap mental sih mengambil peran Norma di film ini," lanjutnya.

Meski berpengalaman dalam dunia akting, Tissa mengaku peran ini cukup menguras energi, terutama karena harus terus berada dalam kondisi emosional yang intens.

"Kesulitannya ya harus nangis terus, terus harus bisa tahan emosi. Kalau balik ke rumah kan harus jadi Tissa lagi, tapi kan kadang ada momen-momen masih kebawa sama karakter," tuturnya.

Sebagai aktris, ia berusaha mendalami karakter Norma, yang berdasarkan kisah nyata dari Norma Risma.

"Karena memang setiap scene diambil secara dramatis, terus aku juga berperan sebagai Norma harus mendalami cerita dari Mbak Norma Risma sendiri," sambung kekasih Dul Jaelani ini.

Tissa mengungkapkan bahwa ia benar-benar mencoba membayangkan bagaimana rasanya berada di posisi Norma. Namun, ada satu titik di mana ia merasa benar-benar kelelahan secara emosional.

"Pasti membayangkan, aku membayangkan kalau menjadi Norma asli tuh gimana. Tapi ada satu tuh, aku capek banget, aku sudah enggak bisa keluar air matanya," ungkapnya.

"Lalu aku bilang sama sutradara dan lawan mainku, Yusuf dan Mami Wulan, 'kayaknya aku sudah enggak kuat deh, kayaknya aku capek deh mainin Norma'. Tapi support dan dukungan dari mereka yang bikin aku semakin maju lagi," bebernya.

Meski menghadapi tantangan berat, Tissa tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk perannya.

"Padahal aku di tengah-tengah proses syuting ada lah momen capek banget menjalankan syuting ini," tandasnya.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+