Partager:

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyebut, bencana banjir dan longsor yang terjadi beberapa hari terakhir ini biasanya dikarenakan kelalaian manusia dalam menjaga alam ciptaan Tuhan.

Hal itu diungkapkan Dody dalam Acara Sutami Awards 2025 di Auditorium Kementerian PU, Jakarta, Senin malam, 1 Desember.

"Karena bagaimana juga semua musibah itu biasanya karena kami sendiri, para manusianya lalai akan ciptaan-ciptaannya," ujar Dody.

Diketahui, pernyataan Dody itu merespons bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Sumatera dan Aceh pada pekan lalu. 

Peristiwa itu pun telah mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia dan masih ada korban belum ditemukan hingga saat ini.

Dalam kesempatan itu, Dody menegaskan, arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memprioritaskan keselamatan masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor.

"Bapak Presiden sendiri telah menyampaikan arahan dengan sangat tegas, dalam kondisi seperti ini ada hal yang menjadi prioritas utama. Satu keselamatan warga, kedua adalah kecepatan respons di lapangan," ucapnya.

Menurut Dody, Kepala Negara kerap mengingatkan agar kolaborasi antara kementerian/lembaga terus dijalin dan ditingkatkan. 

"Beliau mengingatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, TNI/Polri dan semua instansi teknis terkait, termasuk dalam hal ini adalah Kementerian Pekerjaan Umum itu sendiri,", kata dia.

Dia pun tak menampik, banyaknya tantangan dan dinamika pembangunan infrastruktur pada hari-hari ini hingga ke depan.

"Kami semua menyadari tantangan serta dinamika pembangunan infrastruktur pada hari ini dan ke depan akan semakin complicated dan kompleks. Di tengah harapan masyarakat yang semakin besar dalam perjanjian infrastruktur lebih berkualitas dan berkelanjutan," terang Dody.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)