JAKARTA - Lisbon akan menjadi saksi pertandingan leg kedua perempat final UEFA Nations League antara Portugal dan Denmark pada Minggu malam, 23 Maret. Portugal berusaha bangkit setelah kekalahan tipis di leg pertama, sementara Denmark datang dengan keunggulan agregat satu gol berkat gol telat Rasmus Hojlund.
Portugal tampil di bawah ekspektasi dalam pertandingan pertama di Kopenhagen pada Kamis 20 Maret. Christian Eriksen gagal mengeksekusi penalti di babak pertama untuk Denmark, tetapi akhirnya Rasmus Hojlund muncul sebagai pahlawan dengan gol penentu kemenangan di menit-menit akhir pertandingan.
Kekalahan ini merupakan yang pertama bagi Portugal sejak tersingkir dari Euro 2024 di babak perempat final oleh Prancis. Kini, tim asuhan Roberto Martinez hanya meraih satu kemenangan dalam empat pertandingan terakhir mereka, sesuatu yang menjadi perhatian jelang laga penentuan ini.
Portugal sebelumnya menjuarai UEFA Nations League edisi 2018-19 setelah mengalahkan Belanda di final. Jika mereka tersingkir di perempat final kali ini oleh Denmark, hal itu akan menjadi pukulan besar bagi skuat berbakat mereka. Dengan Piala Dunia 2026 semakin dekat, Portugal ingin menunjukkan bahwa mereka adalah kekuatan besar, meskipun mereka hanya mampu melewati babak 16 besar turnamen tersebut satu kali sejak 2006.
Meskipun kalah di leg pertama, Portugal memiliki catatan positif melawan Denmark dengan 11 kemenangan dari 17 pertemuan mereka. Sebelum laga Kamis lalu, mereka juga sempat mencatat tiga kemenangan beruntun melawan tim Skandinavia tersebut.
Kondisi Denmark
Denmark mendapatkan dorongan besar dengan kemenangan di leg pertama, terutama setelah hasil buruk dalam beberapa pertandingan terakhir mereka. Sebelum menang atas Portugal, tim asuhan Brian Riemer tidak pernah menang dalam empat laga terakhir, termasuk dua kekalahan dari Spanyol dan hasil imbang melawan Serbia di babak grup Nations League.
Pada Euro 2024, Denmark terhenti di babak 16 besar setelah kalah dari Jerman dengan skor 2-0. Mereka kini berambisi mencatat sejarah dengan menjuarai UEFA Nations League untuk pertama kalinya.
Performa Rasmus Hojlund menjadi perhatian utama. Striker Manchester United itu baru saja mengakhiri paceklik gol dalam 21 pertandingan dengan mencetak gol saat United menang 3-0 atas Leicester City di Premier League. Golnya di leg pertama melawan Portugal menambah kepercayaan dirinya, dan kemungkinan besar ia akan diberi kesempatan bermain sejak menit awal pada laga ini.
Pelatih Portugal, Roberto Martinez, kemungkinan tidak akan melakukan banyak perubahan dalam susunan pemainnya meskipun hasil negatif di leg pertama. Cristiano Ronaldo tetap menjadi pilihan utama di lini depan meski gagal mencetak gol di Kopenhagen. Bruno Fernandes juga hampir pasti mengisi posisi gelandang serang, sementara Pedro Neto diprediksi tetap bermain untuk memberikan kecepatan di lini serang.
SEE ALSO:
Di lini tengah, duet Paris Saint-Germain, Vitinha dan Joao Neves, tampaknya akan kembali dipercaya untuk menjaga keseimbangan permainan Portugal.
Di kubu Denmark, Hojlund kemungkinan besar akan menggantikan Mika Biereth sebagai starter setelah penampilan impresifnya sebagai pemain pengganti di leg pertama. Patrick Dorgu, yang masuk sebagai pemain pengganti di laga sebelumnya, tampaknya masih akan memulai laga dari bangku cadangan demi menjaga stabilitas lini belakang.
Brian Riemer diperkirakan tidak akan mengubah banyak hal di lini pertahanan, sementara Eriksen tetap akan menjadi kreator serangan dengan dukungan Morten Hjulmand dan Christian Norgaard di lini tengah.
Laga ini akan menjadi ujian berat bagi Portugal yang wajib menang untuk bisa melaju ke semifinal. Sementara Denmark akan berusaha mempertahankan keunggulan mereka dan mencatatkan sejarah baru di UEFA Nations League
Perkiraan Susunan Pemain
Portugal (4-2-3-1): Diogo Costa; Diogo Dalot, Ruben Dias, Antonio Silva, Nuno Mendes; Vitinha, Joao Neves; Pedro Neto, Bruno Fernandes, Rafael Leao; Cristiano Ronaldo.
Denmark (4-2-3-1): Kasper Schmeichel; Rasmus Kristensen, Joachim Andersen, Jannik Vestergaard, Joakim Maehle; Morten Hjulmand, Christian Norgaard; Gustav Isaksen, Christian Eriksen, Jesper Lindstrom; Rasmus Hojlund.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)