Partager:

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Hari Selasa, Iran menembak jatuh sebuah helikopter Apache di Selat Hormuz, yang menurut militer AS jatuh pada Senin malam.

"Saya baru saja diberitahu oleh Militer Hebat kita bahwa tadi malam Iran menembak jatuh salah satu helikopter Apache kita yang sangat canggih saat berpatroli di atas Selat Hormuz," kata Trump dalam unggahan di platform Truth Social miliknya, melansir Al Arabiya (9/6).

Trump mengatakan, kedua pilot yang terlibat dalam insiden tersebut selamat dan tidak terluka.

"Meskipun demikian, Amerika Serikat harus, tentu saja, menanggapi serangan ini," tambahnya.

Sebagai tanggapan, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pasukan asing di dekat wilayah Iran berada dalam "risiko konstan karena kesalahan manusia mereka sendiri, kecelakaan biasa, atau berpotensi terjebak dalam baku tembak," dan meminta mereka untuk pergi.

"Untuk mengurangi risiko, solusi terbaik adalah agar mereka (pasukan asing) pergi," cuit Menlu Araghchi dalam sebuah unggahan di X.

"Kami lebih menyukai bahasa diplomasi, tetapi juga berbicara dalam bahasa lain," tandasnya.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)