JAKARTA - Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) mengatakan kepada Presiden Masoud Pezeshkian pada Hari Selasa, Kerajaan tidak akan mengizinkan wilayah daratan, perairan dan udaranya digunakan untuk serangan militer apa pun terhadap Iran.
Selama panggilan telepon hari Selasa yang diprakarsai oleh Presiden Pezeshkian, dijelaskan perkembangan terbaru di Iran serta perkembangan terbaru dalam pembicaraan tentang masalah nuklir.
"Putra Mahkota menekankan dalam percakapan telepon tersebut posisi Kerajaan dalam menghormati kedaulatan Iran, dan bahwa Kerajaan tidak akan mengizinkan penggunaan wilayah udaranya atau wilayah teritorialnya dalam tindakan militer apa pun terhadap Iran atau serangan apa pun dari pihak mana pun, terlepas dari tujuannya," menurut transkrip percakapan telepon tersebut, seperti melansir Al Arabiya.
Sedangkan Presiden Pezeshkian berterima kasih kepada Arab Saudi atas pendiriannya yang teguh dalam menghormati kedaulatan dan integritas teritorial Iran, serta berterima kasih kepada Putra Mahkota atas upayanya untuk mencapai keamanan dan stabilitas di kawasan tersebut, dikutip dari Arab News.
Sebelumnya, media Iran melaporkan Presiden Pezeshkian mengatakan bahwa Teheran selalu menyambut setiap proses, dalam kerangka hukum internasional, yang mencegah perang.
Presiden Pezeshkian juga mengatakan kepada Pangeran MBS, "persatuan dan kohesi" negara-negara Islam dapat menjamin "keamanan, stabilitas dan perdamaian yang langgeng di kawasan tersebut."
Diketahui, Amerika Serikat telah mengancam akan menyerang Iran dalam beberapa pekan terakhir, menyusul tindakan keras brutal pemerintah terhadap protes anti-pemerintah di seluruh Iran.
اقرأ أيضا:
Sebelumnya, militer AS mengatakan pada Hari Senin, kelompok serang kapal induk USS Abraham Lincoln (CVN-72) telah tiba di Timur Tengah, secara dramatis meningkatkan kekuatan militer Amerika di wilayah tersebut.
Kapal induk dan kapal-kapal pendampingnya diperintahkan ke wilayah tersebut ketika Iran menindak protes massal. Meskipun Presiden Donald Trump kemudian mundur dari aksi militer terhadap Teheran, Ia bersikeras bahwa semua opsi tetap terbuka.
Soal nuklir, AS dan Iran sendiri telah terlibat dalam pembicaraan yang terputus-putus mengenai program nuklir Iran, yang menurut Amerika Serikat telah dihancurkan musim panas lalu selama serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap tiga fasilitas bawah tanah di seluruh Iran.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)