JAKARTA - Lima staf badan bantuan Palestina Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) UNRWA, tewas dalam beberapa hari terakhir.
"Dalam beberapa hari terakhir lima staf UNRWA lainnya dipastikan tewas, sehingga jumlah korban tewas menjadi 284. Mereka adalah guru, dokter, dan perawat: melayani yang paling rentan", kata Komisaris Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini dilansir Reuters dari postingan X, Kamis, 20 Maret.
Lazzarini mengaku khawatir hal terburuk belum terjadi karena pemboman Israel terus berlanjut melalui darat dan laut, serta invasi darat yang terus berlangsung.
VOIR éGALEMENT:
Pada Rabu, Sekretaris Jenderal PBB mengutuk serangan terhadap personel organisasi tersebut setelah seorang staf Kantor Layanan Proyek Perserikatan Bangsa-Bangsa tewas ketika dua tamu wisma PBB di Deir al Balah terkena serangan.
Ia menegaskan semua pihak tahu di mana markas PBB berada saat Israel menyerang Gaza.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)