Menhub Dudy: Tren Mudik Lebaran Bergeser, Kereta Api Semakin Diminati Masyarakat
TANGERANG - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan tren mudik Lebaran kali ini menujukkan pergeseran pilihan moda transportasi. Khusus di pulau Jawa, masyarakat lebih memilih kereta api dibanding pesawat.
“Sementara kalau untuk di Jawa itu, ada pergeseran ke kereta. Tapi nanti angkanya kita harus lihat dulu semuanya setelah ini selesai,” katanya saat ditemui wartawan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis, 27 Maret.
Dudy bilang pergeseran tren moda angkutan Lebaran ini sejalan jalan dengan faktor harga tiket pesawat yang lebih tinggi dibanding noda transportasi lainnya. Termasuk juga adanya kebijakan work from anywhere (WFA) yang turut serta mengubah pola perjalanan pemudik.
Lebih lanjut, Dudy bilang WFA juga berdampak pada pola keberangkatan pemudik. Dia bilang lonjakan pergerakan penumpang tidak hanya terjadi di puncak arus mudik, tetapi sudah mulai meningkat sejak beberapa hari sebelumnya.
“Jadi WFA itu berpengaruh terhadap pilihan tanggal, orang-orang berangkat, kemudian tiket itu berpengaruh terhadap lonjakan permintaan pembelian tiket,” ujarnya.
Meski begitu, Dudy bilang puncak arus mudik tetap terjadi pada H-3 Lebaran. Dimana jumlah penumpang yang akan melakukan perjalanan du seluruh bandara di Indonesia mencapai 750.000 orang, dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menyumbang 222.000 orang.
Usai melakukan tinjauan, Dudy bilang layanan di Bandara Soetta semakin baik untuk menghadapin lonjakan penumpang yang terjadi pada periode angkutan Lebaran 2025.
“Di sini kan banyak pernaikan ya dan kita berharap Soekarno-Hatta menjadi world class airport ya. Layanannya menjadi semakin lebih baik, sangat baik. Kalau saya compare dengan bandara di luar, enggak kalah bagus,” ujar Dudy.
VOIR éGALEMENT:
Sekadar informasi, Menhub Dudy Purwagandhi bersama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad meninjau meninjau situasi Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjelang puncak arus mudik Lebaran 2025.
Dudy juga didampingi Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Maya Watono dan juga Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi. Serta, Plt Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa.