Nilai Tukar Rupiah Ditutup Melemah, Tembus Rp16.531
JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu, 19 Maret cenderung bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Untuk diketahui mengutip Bloomberg, pada hari Rabu, 19 Maret, Kurs rupiah spot di tutup turun 0,63 persen ke level Rp16.531 per dolar AS.
Sementara itu, kurs rupiah Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ditutup melemah 0,58 persen ke level harga Rp16.528 per dolar AS.
Sementara itu, mayoritas mata uang di kawasa juga melemah seperti won Korea Selatan turun 0,48 persen, yen Jepang terdepresiasi 0,33 persen, dan dolar Singapura turun 0,24 persen.
Selanjutnya, dolar Taiwan melemah 0,20 persen, yuan China tertekan 0,10 persen, baht Thailand turun 0,09 persen, dan dolar Hongkong melemah 0,01 persen.
Sementara itu, ringgit Malaysia menguat 0,24 persen, rupee India naik 0,15 persen dan peso Filipina menguat tipis 0,02 persen.
Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menyampaikan pergerakan Rupiah ditutup melemah tajam terhadap dolar AS.
VOIR éGALEMENT:
Lukman menyampaikan, bahwa meskipun sentimen di pasar ekuitas membaik dengan adanya rebound, pergerakan tersebut umumnya didorong oleh pembelian dari investor lokal dan aksi buyback.
"Pernyataan dukungan terhadap rupiah oleh gubernur BI sedikit banyak meredam rupiah dari keterpurukan yang lebih besar," ujarnya kepada VOI, Rabu, 19 Maret.
Adapun dalam rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) Bulan Maret 2025 pada Rabu, 19 Maret 2025 memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate tetap berada pada level 5,75 persen.
Selain itu, suku bunga deposit facility tetap berada pada level 5 persen dan suku bunga lending facility juga diputuskan untuk tetap pada level 6,5 persen.