JAKARTA - Hyundai menandai langkah besar dalam upayanya untuk memposisikan sebagai pemimpin global dalam transisi energi, dengan secara resmi mengadakan upacara peletakan batu pertama untuk pabrik produksi sel bahan bakar hidrogen barunya di Ulsan, Korea Selatan.

Vice Chair of Hyundai Motor Group Jaehoon Chang, menyatakan pabrik ini mewujudkan komitmen strategis Hyundai Motor Group untuk memajukan transisi menuju masyarakat hidrogen.

"Pabrik ini akan menjadi pondasi penting untuk mengamankan momentum pertumbuhan ekonomi nasional dan membangun kepemimpinan Korea dalam industri hidrogen global," katanya, dalam keterangan resmi yang diterima, Senin, 3 November.

Fasilitas baru ini akan menempati lahan seluas 43.000 meter persegi di lokasi bekas pabrik transmisi mesin pembakaran internal, sebuah perubahan simbolis yang menggarisbawahi peralihan Hyundai Motor menuju mobilitas masa depan.

Dijadwalkan selesai pada tahun 2027, pabrik ini akan mengintegrasikan operasi pemrosesan dan perakitan kimia dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 30.000 unit sel bahan bakar. Fasilitas ini akan beroperasi di bawah merek hidrogen Hyundai Motor Group dan platform bisnis HTWO, yang melambangkan "Hidrogen untuk Kemanusiaan".

Pabrik ini mewakili investasi sebesar KRW 930 miliar atau sekitar Rp10,6 triliun, dan akan memproduksi sel bahan bakar hidrogen dan elektroliser generasi berikutnya untuk berbagai aplikasi mobilitas termasuk kendaraan penumpang, truk dan bus komersial, peralatan konstruksi, dan kapal laut.

Fasilitas ini bertujuan untuk memposisikan Hyundai Motor di garis depan teknologi hidrogen global melalui dua produk utama. Mulai dari sel bahan bakar hidrogen generasi mendatang, di mana Hyundai Motor menargetkan peningkatan daya dan daya tahan dibandingkan model saat ini, sekaligus mencapai daya saing harga untuk memimpin pasar global. Sel bahan bakar menghasilkan listrik melalui reaksi elektrokimia antara hidrogen dan oksigen, yang berfungsi sebagai generator listrik internal.

Selain itu, pabrik ini akan memproduksi elektroliser membran elektrolit polimer (PEM) efisiensi tinggi sebagai produksi pertama di Korea. Elektroliser ini menghasilkan hidrogen dengan kemurnian tinggi dari air tanpa emisi karbon, sebuah teknologi penting untuk mencapai target nol bersih global. Dengan mengandalkan keahlian pengembangan sel bahan bakar selama hampir tiga dekade, perusahaan telah mencapai sekitar 90 persen lokalisasi komponen elektroliser.

Perusahaan telah mengembangkan tumpukan elektroliser dan pada bulan Februari menyelesaikan sistem elektroliser kontainer berkapasitas 1 MW yang saat ini sedang dalam tahap demonstrasi, menghasilkan lebih dari 300 kg hidrogen dengan kemurnian tinggi setiap harinya. Proyek skala besar berkapasitas 5 MW saat ini sedang dikembangkan di Jeju, Korea, dengan tujuan membangun ekosistem hidrogen hijau yang lengkap.

Hyundai Motor berencana untuk mengoperasikan fasilitas produksi sel bahan bakar hidrogen Ulsan yang baru sebagai platform manufaktur canggih yang menggabungkan teknologi inti dari keahlian manufaktur yang berpusat pada manusia. Pabrik akan menerapkan teknologi robotika secara ekstensif untuk mengurangi beban kerja pekerja sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. Sistem pemantauan canggih akan mendeteksi bahaya keselamatan sekecil apa pun untuk melindungi pekerja.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)