JAKARTA – Arsenal bakal melanjutkan laju panas mereka di Premier League saat melawat ke Turf Moor, Sabtu malam 1 November waktu setempat. The Gunners datang dengan modal delapan kemenangan beruntun di semua kompetisi, sementara Burnley tengah menikmati kebangkitan setelah dua kemenangan beruntun.
Arsenal terus menulis ulang buku rekor mereka. Dalam laga Piala Liga melawan Brighton & Hove Albion tengah pekan lalu, tim muda asuhan Mikel Arteta berhasil menundukkan tuan rumah dengan skor 2-0 lewat gol Ethan Nwaneri dan Bukayo Saka.
Kemenangan itu memperpanjang catatan impresif Arsenal yang kini menjadi tim pertama dalam sejarah sepak bola Inggris yang memainkan enam laga di satu bulan tanpa kebobolan satu gol pun. Oktober benar-benar jadi bulan emas bagi Arteta dan pasukannya.
Sebelumnya, Arsenal juga menundukkan Crystal Palace 1-0 lewat performa gemilang Eberechi Eze. Hasil itu dibarengi kekalahan Liverpool, Manchester City, dan Chelsea, membuat The Gunners membuka jarak empat poin di puncak klasemen Premier League.
SEE ALSO:
Jika mampu menjaga gawang tetap steril di Turf Moor, Arsenal akan mencatat empat kemenangan beruntun di liga tanpa kebobolan—sesuatu yang terakhir mereka lakukan pada 2014, saat Arteta masih aktif bermain.
Selain itu, catatan pertemuan juga sepenuhnya berpihak pada The Gunners: mereka menang dalam 13 pertandingan terakhir melawan tim promosi Premier League, dan hanya kalah sekali dari 24 laga terakhir melawan tim yang baru naik dari Championship. Kekalahan itu pun terjadi pada Mei 2023 saat bertandang ke Nottingham Forest.
Fakta makin menyakitkan bagi Burnley: Arsenal tak pernah kalah dalam laga liga di Turf Moor sejak 1973. Meski begitu, tim asuhan Scott Parker menunjukkan perlawanan berarti dalam beberapa pekan terakhir dengan kemenangan atas Wolves (3-2) dan Leeds United.
Kemenangan atas Wolves membuat Burnley menjauh lima poin dari zona degradasi dan menandai enam laga beruntun di mana mereka selalu mencetak gol di semua kompetisi. Namun menghadapi Arsenal yang sedang dalam mode tak tersentuh, mereka harus mengulangi keajaiban tahun 1975—terakhir kali Burnley mengalahkan pemuncak klasemen di kasta tertinggi.
Kondisi Arsenal
Arsenal tidak memiliki cedera baru setelah kemenangan atas Brighton, tetapi laga kontra Crystal Palace pekan lalu meninggalkan beberapa kekhawatiran. Declan Rice, Riccardo Calafiori, William Saliba, dan Gabriel Martinelli sempat mengalami masalah fisik.
Rice dan Calafiori telah pulih, namun Saliba dan Martinelli masih diragukan tampil. Martinelli disebut mengalami cedera otot, sehingga Leandro Trossard kemungkinan besar akan menjadi starter.
Empat pemain lain masih menepi karena cedera lutut: Gabriel Jesus, Noni Madueke, Martin Odegaard, dan Kai Havertz. Tiga nama terakhir diharapkan sudah bisa tampil di derby London Utara bulan depan.
Di kubu Burnley, Lesley Ugochukwu sempat ditarik keluar dalam laga melawan Wolves, namun cedera tersebut tidak serius. Sementara Jordan Beyer, Zeki Amdouni, dan Connor Roberts masih absen hingga akhir tahun karena cedera hamstring dan lutut.
Bek kiri Quilindschy Hartman, yang mencatat dua assist di Molineux, telah menciptakan empat assist di Premier League musim ini—semuanya saat bermain tandang.
Cedera memang masih menghantui skuad Arteta, tapi Arsenal datang dengan tim yang segar, disiplin, dan solid di lini belakang. Burnley memang produktif belakangan ini, tapi kemungkinan besar serangan mereka akan mentok di hadapan pertahanan rapat Arsenal. Dari bola mati maupun permainan terbuka, The Gunners diprediksi akan mencetak lebih dari satu gol dan memperpanjang rekor kemenangan mereka menjadi sembilan laga beruntun.
Perkiraan Susunan Pemain
Burnley (4-2-3-1): Dubravka; Walker, Tuanzebe, Esteve, Hartman; Florentino, Cullen; Bruun Larsen, Ugochukwu, Anthony; Flemming.
Arsenal (4-3-3): Raya; Timber, Mosquera, Gabriel, Calafiori; Eze, Zubimendi, Rice; Saka, Gyokeres, Trossard.
Prediksi Skor: Burnley 0-2 Arsenal
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)