JAKARTA - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebut arus keberangkatan dan ketibaan penumpang di terminal bus Jakarta, baik terminal utama maupun pembantu, mulai meningkat signifikan pada H-7 Idulfitri atau Senin, 24 Maret.
“Berdasarkan pemantauan pada 24 Maret 2025, terdapat kenaikan arus penumpang sebesar 35,40 persen dibandingkan hari-hari biasa,” kata Syafrin kepada wartawan, Selasa, 25 Maret.
Di 4 terminal utama, kenaikan jumlah penumpang mencapai 24,06 persen. Di antaranya Terminal Terpadu Pulo Gebang, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kalideres, dan Terminal Tanjung Priok.
Sementara di terminal bantuan yaitu Terminal Lebak Bulus, Terminal Angke, dan Terminal Grogol, kenaikan penumpang mencapai sebesar 261,12 persen.
Lalu pada Selasa, 25 Maret hingga pukul 08.00 WIB, jumlah penumpang yang berangkat dari 7 terminal utama dan pembantu mencapai 28.199 dan yang tiba sebanyak 12.560.
“Kenaikan jumlah penumpang menunjukkan warga Jakarta sudah melakukan perjalanan kembali ke kampung halaman,” ungkap Syafrin.
Lebih lanjut, Syafrin menyebut terdapat 2.848 bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang disiapkan untuk mengantar para pemudik menuju kampung halamannya pada tahun ini.
"Untuk libur Lebaran tahun 2025, armada bus AKAP yang dipersiapkan sebanyak 2.846 unit dengan melibatkan 428 operator angkutan AKAP," ungkapnya.
SEE ALSO:
Dishub DKI telah melaksanakan pemeriksaan kendaraan atau rampcheck sejak tanggal 1 Maret 2025 di terminal dan di pool operator masing-masing wilayah. Rampcheck dilakukan untuk memastikan sarana angkutan umum layak dioperasikan.
Disiapkan juga posko terpadu angkutan Lebaran tahun 2025 M/1446 H tingkat DKI Jakarta untuk memantau arus mudik mulai tanggal 21 Maret 2025 sampai dengan tanggal 11 April 2025.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)