JAKARTA - Inggris mengirim pinjaman anggaran ke Ukraina 752 juta pound (990 juta dollar AS) untuk membeli pertahanan udara dan artileri pada Senin.
Bantuan ini bagian dari program pinjaman internasional senilai $50 miliar yang didukung oleh aset Rusia yang dibekukan, kata pemerintah Inggris.
"Dunia berubah di depan mata kita, dibentuk kembali oleh ketidakstabilan global, termasuk agresi Rusia di Ukraina," kata Menteri Keuangan Inggris Rachel Reeves dilansir Reuters, Senin, 14 April.
Negara-negara ekonomi maju G7 menyetujui garis besar paket pinjaman pada Oktober 2024 - sebelum terpilihnya Donald Trump sebagai presiden yang mengubah pendekatan Amerika Serikat terhadap konflik tersebut.
Reeves dan mitranya dari Ukraina Serhiy Marchenko menyelesaikan rincian kontribusi Inggris pada bulan Maret.
Ditekan oleh meningkatnya keengganan Amerika Serikat untuk menyediakan keamanan di Eropa, pemerintah Inggris mengumumkan pada Februari, mereka akan menaikkan anggaran pertahanan dari sekitar 2,3% dari pendapatan nasional menjadi 2,5% pada tahun 2027 dan 3% beberapa waktu setelah tahun 2029.
Pengiriman uang pada Senin kepada Ukraina adalah yang kedua dari tiga angsuran dengan total 2,26 miliar pound. Yang pertama dilakukan pada tanggal 6 Maret dan bagian terakhir akan dibayarkan tahun depan.
Menteri Pertahanan John Healey mengatakan Inggris akan memberikan dukungan sebesar 4,5 miliar pound kepada Ukraina tahun ini.
Dana tersebut akan digunakan untuk membeli pertahanan udara, artileri, dan suku cadang untuk kendaraan dan peralatan lainnya.
SEE ALSO:
Bantuan Inggris lainnya termasuk bantuan dari kementerian pertahanannya untuk mendapatkan sistem radar, ranjau anti-tank, dan ratusan ribu pesawat nirawak/drone.
Pada Minggu, 13 April, dua rudal balistik Rusia menghantam pusat kota Sumy di Ukraina utara. Kyiv mengatakan serangan itu menewaskan 34 orang dan melukai 117 orang.
Kementerian pertahanan Rusia mengatakan pihaknya menargetkan pertemuan perwira komandan Ukraina di kota itu.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan dia terkejut dengan serangan itu.
Dukungan di Inggris untuk operasi militer Ukraina tetap tinggi di kalangan masyarakat dan sebagian besar partai politik besar.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)