JAKARTA - Pengadilan Turki menahan jurnalis foto Agence France-Presse (AFP) Yasin Akgul sebagai bagian dari penyelidikan atas protes atas pemenjaraan wali kota Istanbul.

Menurut dokumen putusan yang dilihat oleh Reuters, pengadilan memutuskan untuk menahan Akgul di penjara sambil menunggu persidangan atas tuduhan menghadiri pertemuan dan pawai ilegal, dan tidak membubarkan diri secara sukarela meskipun telah diperingatkan.

Akgul dan pengacaranya mengatakan selama pembelaan mereka bahwa ia meliput protes tersebut sebagai seorang jurnalis dan meminta pembebasannya, menurut dokumen pengadilan. 

Menteri Dalam Negeri Ali Yerlikaya mengatakan 1.418 orang yang ikut serta dalam protes nasional telah ditahan sejak Rabu pekan lalu.

Sebanyak 478 dari mereka akan menghadapi persidangan otoritas kehakiman.

Sementara itu, banyak pengunjuk rasa antipemerintah mengatakan mereka siap menghadapi kebuntuan jangka panjang setelah enam malam aksi dan bentrokan yang tersebar dengan polisi atas pemenjaraan Wali Kota Istanbul Ekrem Imamoglu, menolak klaim Presiden Tayyip Erdogan “gerakan” mereka akan gagal.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+