Bek Arsenal Jadi Sasaran Cemooh Suporter Saat Inggris Ditahan Uruguay
JAKARTA - Bek Arsenal Ben White memang apes. Dirinya menjadi sasaran cemooh saat Inggris beruji coba melawan Uruguay di Stadion Wembley, London, Sabtu, 28 Maret 2026 dini hari WIB. Sempat terselamatkan setelah mencetak gol, namun White kembali dicemooh karena menyebabkan Inggris gagal menang dan hanya mampu bermain imbang 1-1 di laga tersebut.
White seperti menjadi musuh nomor satu suporter Inggris. Gara-garanya, dia pernah meninggalkan timnas yang tengah bermain di Piala Dunia 2022 Qatar. Tidak ada penjelasan terkait kepergian White saat Inggris melakoni babak penyisihan grup. FA hanya menyebutkan ada ‘alasan pribadi’ yang menjadikan bek Arsenal ini kembali ke Inggris.
Belakangan beredar kabar bila White meninggalkan timnas karena bentrok dengan asisten manajer Steve Holland yang kini mendampingi Michael Carrick di Manchester United. Hanya rumor itu berulang kali dibantah Gareth Southgate, manajer Inggris. Sampai mundurnya Southgate dan kini digantikan Thomas Tuchel, kisah kaburnya White memang tidak pernah terungkap.
Saat Inggris melakoni kualifikasi Piala Dunia, White tetap menolak panggilan timnas. Meski demikian Tuchel menyatakan pemain belakang berusia 28 ini tetap layak mendapat kesempatan kedua. Tuchel pun kembali memanggil White saat Inggris melakoni uji coba melawan Uruguay dan Jepang.
Hanya, White akhirnya menjadi sasaran cemooh suporter yang masih belum memaafkan ulahnya meninggalkan timnas.
White sendiri mendapat panggilan dari Tuchel untuk menggantikan Jarell Quansah yang mengalami cedera. Pemanggilan ini memberi kesempatan kepada White untuk masuk skuat yang dibawa Tuchel ke Piala Dunia 2026. Apalagi, dirinya kemudian tampil di uji coba pertama The Three Lions meski meski mengawali laga dengan duduk di bench.
Mantan bek Brighton and Hove Albion ini lalu masuk menggantikan Fikayo Tomori di menit 69. Namun dia malah mendapat ejekan dari suporter.
Bahkan ada kejadian lucu saat White yang akhirnya memecah kebuntuan Inggris. Dirinya sukses menuntaskan assist dari Harvey Barnes yang membawa Inggris unggul 1-0 di menit 81. Semula gol yang berawal dari sepak pojok Cole Palmer itu mendapat tepuk tangan dan sambutan suka cita dari suporter.
Namun begitu nama White diumumkan sebagai pencetak gol, tepuk tangan suporter langsung berhenti dan berganti dengan teriakan cemooh. Apalagi, dia kemudian melakukan pelanggaran keras Federico Vinas di injury time.
Tekel White berujung hukuman penalti setelah wasit meninjaunya lewat VAR. Tak urung teriakan terhadap White kian kencang. Tuchel sempat memprotes penalti itu yang mengakibatkan dia ditenangkan pelatih Uruguay Marcelo Bielsa.
Uruguay pun akhirnya lolos dari kekalahan setelah Federico Valverde menuntaskan eksekusi penalti. Gol kapten Real Madrid ini mengubah skor menjadi 1-1. Skor itu bertahan hingga laga usai.
Menanggapi reaksi suporter terhadap White, Tuchel menyayangkan bila pemain timnas menjadi sasaran cemooh. Apalagi White menunjukkan kesiapan saat mendapat panggilan dari Tuchel.
SEE ALSO:
“Setiap orang layak mendapat kesempatan kedua. Saya bicara dengan Ben apakah dia bersedia kembali bermain untuk Inggris? Dia tanpa ragu menjawab bila dirinya ingin kembali ke timnas. Namun reaksi terhadap dia memang beragam,” kata Tuchel seperti dikutip Express.
“Harus diakui dia mencetak gol yang seharusnya membuat kami menjadi ‘pemenang’. Namun pada akhirnya kami gagal menang. Dia mungkin agak sembrono saat memasuki menit akhir pertandingan. Tetapi itu seharusnya tidak penalti,” ucap dia lagi.
Bek Harry Maguire yang kembali ke timnas setelah absen selama 18 bulan menyatakan hal senada soal penalti Uruguay. Menurut dia sebetulnya hanya terjadi benturan ringan tetapi wasit malah memutuskan penalti.
“Penalti yang aneh karena hanya terjadi benturan ringan. Ben hanya berusaha memblok tendangan dan itu bukan tekel. Tindakannya pun tidak kasar. Itu hanya bagian dari apa yang dilakukan saat mempertahankan diri di kotak penalti. Tindakan dia sudah pasti mengakibatkan adanya kontak fisik,” kata Maguire.
Bek Manchester United ini juga menyambut kembalinya White ke timnas. Bahkan saat dimasukkannya White, lini pertahanan Inggris menjadi lebih solid. Apalagi dia juga menghidupkan permainan tim.
“Dia bermain luar biasa dengan mencetak gol. Menurut saya dia menunjukkan penampilan yang brilian. Dia bermain bagus dan membawa energi selama pemusatan latihan. Keputusan yang tepat saat memasukkan dia,” ucapnya.