Uus Kuswanto Jabat Sekda DKI, Ketua DPRD: Saya Yakin Tak Sulit Beradaptasi  

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta melantik mantan Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta. Ketua DPR Jakarta Khoirudin menyebut posisi Sekda memiliki peran strategis dalam mengawal program pembangunan dan target besar Pemprov DKI Jakarta.

"Kepada Sekda DKI Jakarta, saya ucapkan selamat mengemban amanah yang baru, tugas yang berat untuk bisa mewujudkan cita-cita pembangunan Jakarta, untuk bisa menaikkan rating kota global Jakarta dari 74 menjadi 50. Tugas yang sangat berat," kata Khoirudin di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 2 Desember.

Ia menilai Uus tidak akan menghadapi kesulitan adaptasi. Dengan rekam jejak panjang di birokrasi Jakarta, termasuk pernah menjadi pelaksana tugas (Plt) Sekda, Plt Asisten Pemerintahan, dan wali kota, Uus dianggap memahami dinamika internal Pemprov DKI.

"Saya yakin Pak Uus tidak sulit untuk beradaptasi karena beliau adalah pernah jadi Plt Sekda, pernah jadi Plt Aspem (Asisten Pemerintahan), dan sudah lama menjadi wali kota. Jadi insyaallah Pak Uus dapat beradaptasi dengan baik," ujarnya.

Mengenai tiga prioritas pembangunan Jakarta, Khoirudin berpesan Uus bisa menangani stabilitas ekonomi, peningkatan daya beli, dan pengurangan pengangguran. Menurutnya, masyarakat membutuhkan kebijakan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar.

"Yang paling fokus adalah menjaga stabilitas ekonomi, meningkatkan daya beli, dan khususnya pengangguran Jakarta yang sangat tinggi agar segera action untuk bisa menurunkan pengangguran Jakarta. Karena masyarakat butuh itu. Sembako murah, pengangguran dapat kerja. Itu aja," ucap Khoirudin.

Terkait proses pemilihan Sekda, Khoirudin menjelaskan bahwa kewenangan sepenuhnya berada di tangan Pramono dan Presiden Prabowo Subianto. DPRD tidak terlibat secara formal, namun ia mengakui ada komunikasi informal untuk menyampaikan pandangan.

“Ini kan oleh tim ya. Tiga nama (calon Sekda DKI) dipilih oleh Pak Gubernur untuk dikirim ke Presiden. Semata-mata kewenangan hak progres Presiden. Jadi saya memang (sebatas) diajak diskusi untuk bisa memberikan masukan-masukan, tanggapan-tanggapan," jelasnya.

Sebagai informasi, Pramono resmi melantik Uus Kuswanto sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 184/TPA Tahun 2025. Uus kini menggantikan Marullah Matali yang telah memasuki masa pensiun di usia 60 tahun per 27 November lalu.

Uus merupakan birokrat karier yang sejak awal berada di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan 1995 ini mengawali jabatan sebagai Lurah Kampung Rawa, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat pada tahun 2005 hingga 2007.

Jabatan Uus naik seiring tahun berjalan dari tingkat kelurahan, kecamatan, suku dinas, hingga menjadi Wali Kota Jakarta Barat pada tahun 2020-2021. Kemudian, Uus menjabat sebagai Asisten Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda DKI Jakarta pada tahun 2021-2023 .

Uus juga sempat mengemban sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta pada 3 Desember 2022-15 Februari 2023, hingga kembali Wali Kota Administrasi Jakarta Barat sejak 21 Maret 2023 sampai dilantik menjadi Sekda DKI per 1 Desember 2025.