JAKARTA - Lalamove memperluas ekspansi internasional dengan resmi beroperasi di Jerman.
Ekspansi ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperkuat bisnis logistik on-demand di kawasan EMEA (Europe, Middle East, and Africa).
Perusahaan menyasar segmen usaha kecil dan menengah (UKM) yang dinilai membutuhkan layanan pengiriman lebih fleksibel, transparan, dan efisien tanpa kontrak jangka panjang maupun kepemilikan armada sendiri.
Lalamove menyediakan layanan pengiriman instan dan terjadwal hingga 30 hari ke depan dengan operasional 24 jam.
Platform ini juga menghadirkan fitur pelacakan real-time, live chat, serta layanan multi-drop hingga 20 titik pengiriman dalam satu perjalanan.
Chief Operating Officer Lalamove, Paul Loo menyebut Jerman memiliki lebih dari 3,4 juta UKM dan kantor yang membutuhkan dukungan logistik adaptif.
“Peluncuran di Berlin menjadi langkah awal penting untuk memperkuat kehadiran kami di Jerman dan kawasan EMEA,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (21/5).
Saat ini, sejumlah pelaku usaha di Berlin telah menggunakan layanan Lalamove, termasuk toko bunga, katering, bengkel sepeda, hingga lembaga riset.
BACA JUGA:
Didirikan pada 2013 di Hong Kong, Lalamove kini telah hadir di 17 pasar global di Asia, Amerika, dan EMEA.
Perseroan juga membuka peluang ekspansi ke kota-kota lain di Jerman seiring pertumbuhan permintaan layanan logistik on-demand.