Bagikan:

JAKARTA - PT Pertamina International Shipping (PIS) buka suara terkait video viral di media sosial yang menyebut Kapal Gamsunoro milik Pertamina dikendalikan oleh nahkoda asing asal India.

Menanggapi hal ini, Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita mengatakan, PIS adalah anak usaha PT Pertamina (Persero) yang berfokus pada pelayanan dan jasa kelautan, dan logistik untuk pihak ketiga dan pasar internasional.

"Dalam melayani pasar internasional, kapal-kapal PIS bekerja sama dengan pihak penyewa dan manajemen kapal. Kerja sama ini merupakan praktik lazim di dunia pelayaran internasional guna mendorong kapabilitas dan kapasitas perusahaan di kancah global," ujar Vega dalam keterangan kepada media, Seninm 20 April.

Ia menambahkan, Kapal Gamsunoro termasuk salah satu kapal milik PIS yang melayani pasar tersebut, terutama di Asia, Eropa, Amerika, dan Afrika.

"Saat ini kapal tersebut disewa oleh pihak ketiga yang mempekerjakan ABK sesuai dengan regulasi internasional dan standar operasional yang ketat," lanjut Vega

Sebagai salah satu Sub Holding Pertamina, lanjut dia, PT Pertamina International Shipping berfokus pada lini bisnis angkutan maritim untuk pasar internasional.

Strategi ini dijalankan untuk mendorong pertumbuhan pendapatan dan motor devisa negara dari ekspansi pasar global.

“Ini menjadi bagian dari strategi kami dalam memperkuat daya saing perusahaan sekaligus meningkatkan peran Indonesia dalam industri maritim dunia. Dalam operasionalnya, kapal Pertamina faktanya masih didominasi oleh pelaut Indonesia hingga 94 persen” beber Vega.

Vega menambahkan, Pertamina Group tetap berkomitmen terhadap talenta dalam negeri sebagai bagian dari upaya pengembangan kompetensi pelaut nasional di kancah global.

Adapun jumlah ABK WNI yang dipekerjakan di atas kapal Pertamina Group, baik domestik maupun internasional, setidaknya berjumlah 4.090 orang.

"Sementara untuk pelaut WNA hanya berkisar 278 orang atau sekitar 6 persen dari total ABK di atas kapal Pertamina Group," tandas Vega.