JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan seluruh penumpang dalam kondisi selamat setelah KA 174 Ciremai relasi Semarang Tawang-Bandung terdampak material longsoran di petak jalan Maswati–Sasaksaat (MSI–SKT).
Peristiwa yang terjadi pada pukul 14.53 WIB itu menyebabkan perjalanan KA Ciremai terganggu setelah material longsor menutup jalur di Km 142+8/9.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Dia bilang pascakejadian petugas langsung dikerahkan ke lokasi.
“Seluruh pelanggan dalam kondisi selamat. Tidak terdapat korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Petugas kami langsung melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan keselamatan tetap terjaga,” ujar Anne dalam keterangan resmi, Rabu, 1 April.
Dampak dari kejadian tersebut, sambung Anne, sejumlah perjalanan kereta api di lintas tersebut mengalami pengaturan operasional.
KAI pun segera melakukan koordinasi lintas unit dan instansi terkait guna menjaga keselamatan perjalanan serta meminimalkan gangguan layanan.
Saat ini, petugas prasarana dan sarana KAI terus melakukan penanganan di lokasi, termasuk evakuasi rangkaian kereta dan pembersihan jalur dari material longsoran agar lintas dapat segera dilalui kembali.
“Kami fokus pada percepatan penanganan di lapangan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan. Seluruh proses dilakukan secara terukur agar operasional perjalanan dapat segera kembali normal,” lanjut Anne.
BACA JUGA:
KAI mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi melalui kanal komunikasi perusahaan.
“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan kereta api,” katanya.