Bagikan:

JAKARTA - Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mengatakan pihaknya menargetkan proses merger atau penggabungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya rampung di semester II-2026.

Adapun tujuh BUMN karya yang akan dikonsolidasi yakni PT Hutama Karya (Persero); PT Waskita Karya (Persero) Tbk; PT Wijaya Karya (Persero) Tbk; PT Adhi Karya (Persero) Tbk; PT PP (Persero) Tbk; PT Brantas Abipraya.

“Jadi kemungkinan besar nanti akan kita lakukan di semester dua,” ujarnya ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, ditulis Kamis, 5 Februari.

Dony menjelaskan sebelum masuk tahap merger, Danantara akan melakukan penyehatan terlebih dahulu. Kata dia, proses pembenahan sudah dimulai sejak tahun lalu dengan melakukan pembersihan dan pembetulan pembukuan, termasuk juga pencatatan penurunan nilai aset atau impairment.

Lebih lanjut, Dony bilang setelah proses tersebut selesai, perusahaan akan menjalani restrukturisasi bisnis dan keuangan, termasuk penurunan beban utang, hingga kondisinya kembali sehat.

Kata Dony, setelah seluruh tahap restrukturisasi tersebut, barulah perusahaan akan masuk ke fase konsolidasi bisnis melalui skema merger.

“Tahun lalu kan kita lakukan pembersihan dulu, kita rapihkan buku-bukunya. Setelah rapih buku-bukunya, bisnisnya kita restrukturisasi, termasuk penurunan hutang-hutangnya. Setelah itu baru masuk ke fase berikutnya, itu fase untuk melakukan konsolidasi daripada bisnisnya melalui merger,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Aminuddin Ma’ruf mengungkapkan kabar terbaru terkait dengan penggabungan atau merger sejumlah BUMN karya. Kata dia, ditargetkan selesai pada kuartal I-2026.

“Kuartal I (selesai),” kata Aminuddin saat ditemui di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin, 29 Desember.

Saat ini, sambung Aminuddin, proses aksi korporasi perusahaan pelat merah tersebut masih dikaji.

“Masih dikaji,” tuturnya.

Saat ditanya lebih jauh soal pemetaan penggabungan perusahaan, Aminuddin meminta untuk menunggu pengumuman resmi terkait dengan hal tersebut.

Aminuddin juga menegaskan penggabungan BUMN karya akan dilaksanakan secara serempak.

“Iya barengan semuanya,” ujarnya.