Bagikan:

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat normalisasi aliran sungai di Kota Padang, Sumatera Barat, menyusul dampak banjir yang merusak infrastruktur dan aktivitas masyarakat.

Menteri PU Doddy Hanggodo mengatakan, percepatan dilakukan dengan mengoptimalkan pekerjaan di lapangan, termasuk kemungkinan penerapan sistem kerja 24 jam oleh penyedia jasa konstruksi.

“Kalau memang diperlukan, penyedia jasa bisa bekerja dua atau tiga shift. Targetnya penyelesaian bisa lebih cepat,” ujar Doddy dilansir ANTARA, Kamis, 29 Januari.

Selain itu, Kementerian PU mendorong pelaksanaan program padat karya guna melibatkan masyarakat terdampak dalam proses pemulihan. Program ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pemulihan ekonomi lokal.

Doddy menambahkan, kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Presiden agar masyarakat terdampak bencana tetap diberdayakan dan tidak kehilangan sumber mata pencaharian.

Wali Kota Padang Fadly Amran menyambut baik percepatan penanganan pascabanjir dan menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk berkolaborasi dengan pemerintah pusat.

Normalisasi aliran sungai dinilai krusial untuk mencegah risiko banjir lanjutan sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.