Bagikan:

JAKARTA - Menjelang masa angkutan Lebaran, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan meninjau kesiapan proyek Jalan Tol Yogyakarta–Bawen dan Tol Solo–Yogyakarta.

Peninjauan dilakukan bersama Direktur Utama PT Jasa Marga, Kakorlantas Polri, serta Direktur Utama Jasa Raharja, Jumat, 23 Jumat 2025. Ada dua titik yang ditinjau, yakni ruas Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 Bawen–Ambarawa serta ruas Prambanan–Purwomartani pada Tol Solo–Yogyakarta.

Aan bilang kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan pemerintah dalam mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat saat arus mudik dan arus balik Lebaran.

“Ini adalah bagian dari persiapan menyambut arus mudik dan balik Lebaran yang diprediksi meningkat. Secara historis, Jawa Tengah dan Yogyakarta menjadi tujuan favorit. Dengan difungsionalkannya ruas tol ini, tentu akan sangat membantu masyarakat,” ujar Aan dalam keterangan resmi, Jumat, 23 Januari.

Menurut Aan, keberadaan ruas tol fungsional Yogyakarta–Bawen Seksi 6 dan Solo–Yogyakarta Prambanan–Purwomartani membuka akses baru sekaligus menjadi jalur alternatif yang dapat mengurangi beban lalu lintas di Tol Solo–Semarang maupun jalan arteri.

“Tol fungsional ini sangat membantu karena beban arus di Tol Solo–Semarang sudah sangat padat. Apabila ini difungsionalkan akan memberi alternatif bagi masyarakat yang menuju Magelang, Temanggung, maupun dari Solo ke Yogyakarta,” katanya.

Meski demikian, Aan menegaskan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama sebelum kedua ruas tol tersebut difungsionalkan. Ia menekankan pentingnya kesiapan rambu lalu lintas, penerangan jalan, serta pengaturan arus yang matang.

“Kami ingin memastikan sarana dan prasarana sudah siap. Unsur keselamatan adalah yang utama dan kita tidak akan mengoperasionalkan secara fungsional kalau standar minimal keselamatan jalannya belum terpenuhi,” tegasnya.

Dirjen Aan pun optimistis, dengan sinergi antara Kemenhub, Korlantas Polri, Jasa Marga, dan Jasa Raharja, pelaksanaan mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan lebih aman dan lancar. Terutama dengan difunsionalkannya ruas baru tol Yogyakarta-Bawen dan Solo-Yogyakarta untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

“Kami berharap mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran bisa berlangsung lebih aman, lancar, dan selamat,” ujar Aan.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan Achmad Purwanto menyampaikan progres pembangunan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 telah mencapai 90 persen, sedangkan Tol Solo–Yogyakarta ruas Prambanan–Purwomartani mencapai 95 persen. Ia optimistis kedua ruas tersebut dapat difungsionalkan saat Lebaran.

“Kami memastikan ruas Bawen–Ambarawa siap digunakan secara fungsional saat Lebaran. Untuk Lebaran kali ini dibuka juga seksi baru Tol Solo–Yogyakarta yaitu ruas Prambanan ke Purwomartani sepanjang sekitar 20 kilometer dan diperkirakan mampu mengurai kepadatan dari Prambanan sampai Kalasan,” ujar Rivan.

Sedangkan, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengaku menyambut positif rencana pengoperasian dua ruas tol tersebut.

Pihaknya akan menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas di sekitar pintu keluar tol sebagai langkah antisipasi kepadatan arus kendaraan.

Dukungan serupa disampaikan Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin.

Dia menilai pengoperasian tol fungsional dan rekayasa lalu lintas yang disiapkan dapat meningkatkan keselamatan transportasi serta menekan angka kecelakaan dan fatalitas selama periode angkutan Lebaran.