BOGOR - PT Trans Jabar Tol memproyeksikan adanya peningkatan volume kendaraan hingga 20 persen di Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).
Hal tersebut disampaikan oleh General Manager Operasi PT Trans Jabar Tol Said Sudiarto dalam media briefing terkait Persiapan Pengamanan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 Ruas Tol Ciawi–Sukabumi di kantor Trans Jabar Tol, Bogor, Jawa Barat, Kamis, 11 Desember.
"Trafik untuk masa-masa liburan itu, ya, peningkatannya 20 persen, kami perkirakan kisaran dari 35.000 sampai 40.000 kendaraan," ujar Said.
Lonjakan mobilitas masyarakat itu juga didukung dengan sudah liburnya sekolah mulai 20 Desember 2025 hingga awal Januri 2026 mendatang.
"Mungkin kami akan ada sedikit kepadatan di sini, ditambah juga sudah mulainya libur sekolah tanggal 20 (Desember) ini sampai 4 (Januari 2026). Jadi, kami perkirakan ini akan terjadi di saat-saat long weekend maupun di libur cuti bersama," katanya.
Said bilang, untuk lalu lintas normal di ruas Tol Bocimi biasanya hanya mencapai 26.000 di weekdays dan sekitar 35.000 pada weekend.
"Jadi, memang kalau kami lihat grafiknya Senin, Selasa, Rabu, Kamis itu masih datar, Jumat mulai naik, Sabtu tertinggi, Minggu turun, Senin langsung anjlok," terangnya.
Untuk diketahui, Tol Bocimi memiliki 4 seksi, dengan 2 seksi di antaranya sudah beroperasi secara penuh. Rinciannya, seksi 1 segmen Ciawi–Cigombong sepanjang 15,35 kilometer (km) dan seksi 2 segmen Cigombong–Cibadak sepanjang 11,05 km.
Sementara, saat ini tersisa dua seksi ruas tol yang dikebut penyelesaiannya. Rinciannya, seksi 3 segmen Cibadak–Sukabumi Barat sepanjang 13,70 km dan seksi 4 segmen Sukabumi Barat–Sukabumi Timur sepanjang 13,05 km.
Ssbelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi puncak arus mudik masa libur Nataru 2025/2026 akan terjadi pada H-5 atau Sabtu, 20 Desember dan H-2 Natal atau Rabu, 24 Desember 2025.
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi, pada 20 Desember 2025 diprediksi ada sebanyak 11,83 juta orang. Kemudian, pergerakan melandai dan kembali naik pada H-1 Natal atau 24 Desember 2025 dengan jumlah perkiraan pergerakan sebanyak 17,18 juta orang.
SEE ALSO:
"Puncak terjadi pada ada dua hari. Pertama itu pada 20 Desember. Satu lagi pada puncak kedua 24 Desember," ujar Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi dalam acara media briefing, di Jakarta, Jumat, 5 Desember.
Sementara untuk puncak arus balik, sambung Dudy, diprediksi terjadi Jumat, 2 Januari 2026, dengan perkiraan pergerakan sebanyak 20,81 juta orang.
"Kemudian untuk arus baliknya itu pada tanggal 2 (Januari) ya," tuturnya.