JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan, nilai investasi di sektor kelautan dan perikanan mencapai sebesar Rp79,21 triliun dalam kurun waktu 2025-2029.
Menurut Sekretaris Jenderal KKP Rudy Heriyanto Adi Nugroho, target itu dinaikkan guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen pada 2029 mendatang.
Terlebih, berdasarkan perhitungan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, dibutuhkan investasi PMA dan PMDN sebesar Rp13.033 triliun selama 2025-2029 demi mewujudkan target pertumbuhan ekonomi tersebut.
"KKP telah meningkatkan target investasi kelautan dan perikanan menjadi senilai Rp79,21 triliun dalam kurun waktu 2025-2029, tumbuh sebesar 74,28 persen dari capaian investasi tahun 2020 hingga 2024," ujar Rudy dalam Acara Investment and Business Matching bertajuk "Accelerate National Economic Growth Through Downstreaming of Fisheries di Jakarta, Kamis, 20 November.
Berdasarkan bahan paparan yang ditampilkan, nilai investasi di sektor kelautan dan perikanan terus naik dari 2020 hingga 2024, hanya pada 2021 sedikit turun. Rinciannya, pada 2020 nilai investasi sebesar Rp6,29 triliun, lalu turun ke Rp5,99 triliun di 2021.
Kemudian, naik lagi menjadi Rp8,75 triliun pada 2022. Berikutnya pada 2023 tercatat sebesar Rp12,07 triliun dan di 2024 tembus Rp12,35 triliun.
BACA JUGA:
Dengan demikian, total nilai investasi pada periode 2020-2024 mencapai Rp45,45 triliun. Nilai investasi itu pun tumbuh sebesar 20,37 persen secara tahunan atau year on year (yoy).
Sementara perincian untuk target investasi sampai dengan 2029 mendatang, yakni pada 2025 ditargetkan sebesar Rp13,11 triliun, lalu 2026 mencapai Rp14,47 triliun dan di 2027 mencapai Rp15,84 triliun.
Selanjutnya, KKP menargetkan nilai investasi sebesar Rp17,21 triliun pada 2028 dan di 2029 diharapkan bisa tembus di angka Rp18,58 triliun. Sehingga, total nilai investasi yang diharapkan bisa mencapai Rp79,21 triliun.
"Oleh karena itu, kami perlu mendorong investasi sektor kelautan dan perikanan agar dapat terwujud sesuai target yang telah ditetapkan. Peran serta swasta dalam merealisasikan investasi sangat signifikan untuk menggerakkan perekonomian nasional," imbuhnya.