JAKARTA - PT Pertamina (Persero) bersama Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM dan Lemigas melakukan peninjauan langsung ke sejumlah SPBU di wilayah Jawa Timur pada Rabu, 29 Oktober. Kegiatan ini dilakukan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat sekaligus memastikan kualitas bahan bakar serta pelaksanaan standar operasional pelayanan di lapangan.
“Terkait kejadian beberapa kendaraan konsumen yang mengalami kendala, kami segera melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan penyebab gangguan dan menyiagakan posko layanan konsumen di wilayah terdampak,” ujar Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, Kamis, 30 Oktober.
Mars Ega pun menambahkan berdasarkan hasil uji laboratorium, produk Pertalite dari Terminal BBM Tuban dan Surabaya dalam kondisi sesuai dengan standar mutu yang berlaku. Meski demikian, Pertamina Patra Niaga tetap melakukan investigasi lanjutan di tingkat SPBU untuk memastikan kualitas pada jaur distribusi.
Mars Ega juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang terdampak atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari isu Wabah Pertalite ini.
BACA JUGA:
“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh konsumen yang mengalami ketidaknyamanan atas kejadian ini,” ujarnya.
Ia berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap laporan secara bertanggung jawab dengan membuka posko adu bagi masyarakat yang mengalami kejadian serupa.
Sementara itu bagi masyarakat yang ingin menyampaikan laporan di luar wilayah posko, Pertamina menyediakan berbagai kanal pelaporan resmi seperti call center hingga DM instagram.
"Bisa SPBU terakhir tempat pembelian BBM atau menghubungi Pertamina Contact Center 135 melalui telfon, email maupun DM media sosial,” pungkasnya.