Bagikan:

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara terkait nasib pasokan BBM di SPBU swasta jika kesepakatan pembelian base fuel dari Pertamina tidak terjadi.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Laode Sulaeman memberikan sinyal jika pasokan ke operator swasta bisa kosong hingga akhir tahun ini. Dalam hal ini, badan usaha hanya diberi pilihan membeli base fuel dari Pertamina atau tetap mengalami kekosongan pasokan hingga akhir tahun.

"Pilihan ya, maksudnya mau kosong sampai akhir tahun atau mau ada yang disepakati. Seperti itu," ujar Laode kepada awak media di Gedung Kementerian ESDM, Jumat, 3 Oktober.

Laode menuturkan, nasib stok BBm SPBU swasta baru akan ditentukan melalui rapat dengan Pertamina pada hari ini di kantor Ditjen Migas pada hari ini, Jumat, 3 Oktober 2025.

"Tapi nanti pastinya akan sore. Pertamina juga sama badan usaha swasta. Sudah melakukan pembicaraan lagi sejak beberapa hari yang lalu," jelas Laode.

Sebelumnya sejumlah operator SPBU swasta membeberkan sisa stok BBM yang kian menipis.

President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia Ingrid Siburian mengatakan, Shell memiliki 197 SPBU di Pulau Jawa dan hanya 5 titik di Cirebon dan Cilegon yang masih memiliki stok dan habis pada 2 Oktober yang lalu.

Sementara itu Presiden Direktur BP-AKR Vanda Laura mengatakan jika pasokan BBM miliknya hanya akan bertahan hingga akhir bulan Oktober jika tidak kunjung mendapat izin impor dari pemerintah.

"Akhir bulan ini. Akhir bulan sudah habis," jelas Vanda.

Vanda bilang, pihaknya berisiko merumahkan sebagian karyawan jika pasokan kosong dalam waktu yang lama. Saat ini ia mengaku BP-AKR telah melakukan penyesuaian jam operasional.

Snada dengan BP, Direktur Vivo Leonard Mamahit , mengatakan stok BBM miliknya hanya akan bertahan hingga pertengahan bulan ini. Adapun stok BBM yang tersisa adalah Revvo 92 atau setara dengan Pertamax milik Pertamina. Sedangkan BBM Revvo 95 dan Revvo 90 sudah mengalami kekosongan stok.

"Saat ini tinggal Revvo 92 yang akan habis di pertengahan Oktober. Yang Revvo 90 sama 95 sudah habis," jelas Leonard.