Bagikan:

JAKARTA - Jalan tol atau ruas bebas hambatan masih menjadi salah satu infrastruktur konektivitas yang penting dan masif dibangun di Indonesia.

Saat ini, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) masih menjadi market leader (pemimpin pasar) industri jalan tol di Indonesia.

Dikutip dari unggahan di akun Instagram resmi @official.jasamarga, Selasa, 12 Agustus, panjang jalan tol Jasa Marga Group yang telah beroperasi ialah 1.286 kilometer (km) serta total konsesi jalan tol yang dikelola mencapai 1.736 km.

"Dengan total 3,5 juta kendaraan melintas per hari," tulis Jasa Marga.

Menurut Jasa Marga, ekonomi rakyat bergerak lewat jalan tol. Pasalnya, kata JSMR, setiap pembangunan jalan tol mendorong aktivitas ekonomi lokal dengan 60-70 persen pekerja dari masyarakat lokal.

"Tercermin dari warung sekitar proyek kembali ramai, UMKM tumbuh di rest area, tenaga kerja lokal terserap dan akses logistik makin efisien," terangnya.

Selain itu, Jasa Marga menilai, pembangunan jalan tol menjadi langkah nyata dukungan terhadap percepatan pembangunan yang sejalan dengan Astacita Pemerintah, khususnya dalam: mendukung pemerataan ekonomi, menghubungkan konektivitas wilayah, memperkuat daya saing nasional serta keberlanjutan dan lingkungan.

"Jalan tol yang dibangun hari ini adalah harapan untuk masa depan. Inilah upaya Jasa Marga membangun fondasi Indonesia bersatu dan berdaulat untuk mencapai kemakmuran rakyat," tutup Jasa Marga.