JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) atau HK resmi menyelesaikan tahap struktur utama atau topping off (tutup atap) proyek pembangunan Kawasan IT Center Bank Rakyat Indonesia (BRI) Ragunan Paket 2.
EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim mengatakan, pencapaian itu menandai selesainya tahap struktur utama gedung yang akan menjadi pusat teknologi informasi strategis bagi layanan perbankan nasional.
Proyek yang dimulai sejak 30 Agustus 2024 itu telah mencapai progress 54,59 persen dari total keseluruhan pekerjaan
"Topping off menjadi bukti komitmen kami dalam menyelesaikan proyek strategis ini tepat waktu dengan standar kualitas terbaik," ucap Adjib seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Rabu, 6 Agustus.
Diketahui, perseroan membangun dua gedung utama, yakni Gedung Techno yang terdiri dari 1 basement dan 13 lantai serta Gedung Cloud 5 lantai dengan 1 atap.
Total luas bangunan mencapai 18.914 meter persegi yang akan berfungsi sebagai gedung perkantoran dan data center.
Tak hanya mengejar efisiensi konstruksi, proyek itu juga mengusung konsep green building (bangunan hijau) dan sustainable construction (pembangunan berkelanjutan).
Gedung IT Center itu dirancang dengan sistem pintar yang dapat beradaptasi dengan kebutuhan penggunanya.
Hal tersebut dimulai dari pengaturan suhu otomatis hingga manajemen energi optimal.
"Semua ini menjadi bagian dari komitmen Hutama Karya untuk menciptakan ruang kerja masa depan yang tidak hanya modern, tetapi juga ramah lingkungan," katanya.
Setelah topping off tersebut, Hutama Karya akan fokus pada pekerjaan arsitektur dan Mechanical, Electrical, Plumbing (MEP) dengan estimasi penyelesaian hingga 6 bulan ke depan, yang mana testing dan commissioning fasilitas dijadwalkan pada Januari 2026.
BACA JUGA:
Selain manfaat strategis bagi perbankan nasional, proyek itu diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM di sekitar lokasi.
Dengan lokasi hanya 400 meter dari Terminal Ragunan dan 450 meter dari Halte Transjakarta Ragunan, gedung itu akan menjadi pusat aktivitas ekonomi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Sementara itu, Vice President (VP) BRI Hendarwan menekankan pentingnya proyek tersebut bagi transformasi digital perbankan.
"Pembangunan IT Center ini akan meningkatkan kualitas layanan perbankan kepada nasabah BRI di seluruh Indonesia dan mempercepat proses digitalisasi layanan," ujarnya.
Menurut dia, gedung data center yang dibangun akan memperkuat infrastruktur teknologi informasi BRI, mendukung peningkatan kapasitas server dan stabilitas jaringan layanan perbankan nasional.