JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) mengakui tengah mencari tambang emas baru di beberapa wilayah di Indonesia. Di sisi lain, emiten tambang pelat merah ini juga agresif melakukan eksplorasi untuk meningkatkan umur tambang atau life of mine (LoM).
Direktur Pengembangan Usaha Antam, I Dewa Wirantaya, mengatakan, saat ini pihaknya tengah membidik beberapa daerah-daerah baru yang memiliki cadangan emas. Dirinya tidak menampik jika saat ini Antam juga mencari cadangan emas hingga ke luar negeri. Hal ini, kata dia, merupakan salah satu strategi anorganik yang dilakukan perseroan.
Untuk wilayah di dalam negeri, Antam membidik daerah Aceh dan Pulau Jawa yang sekiranya masih memiliki cadangan jumbo dan akan dimulai dari pertambangan greenfield atau tambang yang belum terjamah.
"Tentunya kita melihat beberapa daerah-daerah baru kita sudah berkoordinasi di dalam negeri maupun luar negeri. Di dalam negeri kita sudah melihat ada beberapa daerah, daerah Jawa, Aceh dan sebagainya," ujarnya yang dikutip Jumat, 13 Juni.
Dewa mengatakan, Antam telah berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan pemerintah daerah terkait untuk melakukan kegiatan eksplorasi emas. Ia mengakui jika sejatinya proses eksplorasi cadangan emas membutuhkan waktu yang sangat panjang.
Antam, lanjut Dewa, akan melakukan eksplorasi baik melalui eksplorasi mandiri maupun penugasan untuk mengembangkan ekspansi bisnis pertambangan emas. Tak hanya itu, Antam juga tengah melakukan evaluasi terhadap beberapa perusahaan-perusahaan eksisting yang memiliki potensi untuk diakuisisi.
Tekait eksplorasi pertambangan di luar negeri, Dewa menyebut pihaknya berkoordinasi dengan MIND ID, Kementerian BUMN dan Kementerian Luar Negeri.
"Kami juga terima kasih kementerian baik dari BUMN, Kementerian Luar Negeri, MIND ID yang sudah menghubungkan kami untuk support melakukan overseas exploration beberapa negara-negara yang potensi memiliki emas," terang Dewa.
BACA JUGA:
Dari sisi organik, Dewa menyebut Antam sedang melakukan reevaluasi terhadap rencana perpanjangan Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan melanjutkan eksplorasi tambang emas Pongkor yang berlokasi Bogor dengan agresif melakukan eksplorasi.
Dengan kegiatan eksplorasi masif tersebut Dewa berharap wilayah Pongkor masih memiliki potensi serta ekonomis dan bisa dimaksimalkan
"Kami tetap akan membutuhkan dukungan dari pemerintah sehingga perpanjangan IUP dari Pongkor itu bisa kami jalankan setelah FS (feasibility study) dari reevaluasi bisa dijalankan," tandas Dewa.