JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bergerak fluktuatif cenderung stagnan pada perdagangan hari ini, Rabu, 7 Mei, setelah kemarin berakhir di zona hijau alias menguat 0,97 persen atau setara 66 poin ke level 6.898,20.
Phintraco Sekuritas dalam risetnya menilai, secara teknikal, IHSG berada di area jenuh beli (overbought), yang berarti sudah naik cukup tinggi dalam waktu singkat, dan ada kemungkinan terkoreksi dalam waktu dekat.
Untuk Rabu ini, pasar menunggu hasil rapat The Fed pada 7-8 Mei 2025 untuk melihat arah kebijakan suku bunga ke depan. Pasar memperkirakan The Fed akan tetap mempertahankan suku bunga acuan di 4,5 persen.
“Sementara dari Eropa, pasar menanti data penjualan ritel Maret 2025 yang diperkirakan tumbuh 1,6 persen dibanding tahun lalu, turun dari 2,3 persen di Februari yang menandakan konsumsi masyarakat mulai mengalami perlambatan,” jelas Phintraco Sekuritas.
BACA JUGA:
Dari dalam negeri, tidak banyak rilis data ekonomi yang dijadwalkan pada Rabu ini, sehingga pergerakan IHSG akan lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen dan perkembangan global.
IHSG hari ini berpotensi bergerak pada level 6.850 - 6.950. Adapun saham-saham yang dapat dicermati antara lain, PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Timah Tbk (TINS), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT BUMA Internasional Tbk (DOID).