JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun 9,19 persen menjadi 5.912,06 pada pukul 09.00 wib, Selasa 8 April pasca libur lebaran 2025.
Adapun hal tersebut otomatis terjadi pembekuan sementara perdagangan (trading halt) pada sistem perdagangan pada pukul 09:00:00 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS).
Sebanyak 9 saham emiten menguat pada perdagangan pagi ini. Sementara, 552 saham lainnya melemah dan sebanyak 65 saham stagnan.
Untuk sementara, total transaksi yang tercatat sebanyak Rp1,92 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 1,591 miliar saham dengan frekuensi 64.620 kali.
Selain itu, emiten yang masuk ke jajaran Top Gainers, yaitu PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) naik 4,96 persen ke Rp1.270, PTbAsuransi Dayin Mitra Tbk (ASDM) naik 2,98 persen ke Rp484, PT Pakuan Tbk (UANG) naik 2,48 persen ke Rp330.
Sementara itu yang masuk jajaran top losers, adalah saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 12,9 persen ke Rp7.400, saham PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun 14,57 persen ke Rp3.460, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 13,46 persen ke Rp4.500, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun 13,21 persen menjadi Rp3.680.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini, Selasa, 8 April 2025, telah dilakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 09:00:00 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS).
BACA JUGA:
Perdagangan akan dilanjutkan pada pukul 09:30:00 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan.
Tindakan ini dilakukan karena terdapat penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8 persen.
BEI melakukan upaya ini dalam rangka menjaga perdagangan saham agar senantiasa teratur, wajar, dan efisien sesuai dengan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan diatur lebih lanjut pada Surat Keputusan Direksi BEI nomor Kep-00002/BEI/04-2025.