JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN (PGAS) mencatatkan peningkatan laba bersih perusahaan sebesar 349,66 juta dolar AS atau sekira Rp5,79 triliun (kurs Rp16.548 per dolar AS) sepanjang tahun 2024. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 22,05 persen diba dingkan raihan tahun 2023 yang tercatat sebesar 293,02 juta dolar AS atau setara Rp4,85 triliun.
Dikutip dari laporan keuangan perusahaan, pendapatan PGAS juga mengalami kenaikan menjadi 3,78 miliar dolar AS dengan sumbanagn terbesar berasal dari niaga gas bumi pihak berelasi sebesar 733.55 juta dolar AS dan niaga gas bumi pihak ketiga sebesar 1,78 miliar dolar AS.
Direktur Utama PGN, Arief S. Handoko mengatakan, PGN terus memperkuat operasional dengan mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur gas bumi guna memastikan keandalan pasokan energi nasional.
Salah satu langkah utama PGN dalam memperkuat operasional adalah optimalisasi Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Lampung untuk berbagai sektor, termasuk industri dan pembangkit listrik. Pada 2024, kontrak Terminal Usage Agreement (TUA) meningkat 33 persen dari 54 BBTUD pada 2023 menjadi 72 BBTUD, yang berdampak pada keandalan pasokan gas untuk pembangkit listrik.
BACA JUGA:
Di sektor transmisi, volume gas yang disalurkan mencapai 1.543 MMSCFD. Peningkatan ini didorong oleh kenaikan volume gas yang disalurkan lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB) melalui pipa Gresik-Semarang sebesar 48 persen, dari 88 MMSCFD pada 2023 menjadi 130 MMSCFD pada 2024.
Selain itu, pipa transmisi Senipah-Balikpapan mulai beroperasi dengan volume 30 MMSCFD, sementara volume penyaluran gas untuk pelanggan domestik melalui pipa Grissik-Duri dan Grissik-Batam meningkat sebesar 29 MMSCFD serta mulai beroperasinya fasilitas jasa Mercury Removal Unit (MRU). Sementara itu, pencapaian volume niaga gas di tahun 2024 sebesar 852 BBTUD.
"Kami memahami bahwa infrastruktur gas bumi adalah tulang punggung ketahanan energi nasional. Oleh karena itu, pengembangan dan utilisasi infrastruktur gas bumi akan terus menjadi prioritas kami," ujarnya, Kamis, 27 Maret.