JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyetujui pengangkatan Hendra Lembong sebagai direktur utama perseroan menggatikan Jahja Setiaatmadja. Jahja juga diangkat menjadi Presiden Komisaris menggantikan Djohan Emir Setijoso.
Sebelum ditunjuk menjadi direktur utama Hendra menjabat sebagai wakil presiden direktur BCA sejak tahun 2022.
Hendra mengenyam pendidikan di University of Washington College of Engineering dan meraih gelar Bachelor of Science (BSc) di bidang Teknik Kimia. Ia juga melanjutkan pendidikannya di Stanford University di bidang Management Science and Engineering.
Hendra mengawali karirnya sebagai Management Associate- FInance Institutions City Bank dan menjabat sebagai Head of EMEA Receivables di Inggris pada tahun 2009.
Ia kemudian melanjutkan kkariernya di Deutsche Bank selama 1 tahun 6 bulan sebagai Global COO & Head of Business Development di Deutsche Bank London. Kemeudian dilanjutkan sebagai Managing Director, Regional Head of Cash Management Asia Pacific di JPMorgan Chase & Co Singapura sejak November 2010 hingga Agustus 2013.
BACA JUGA:
Kariernya dilanjutkan di Malaysia setelah bergabung dengan CIMB dan menduduki jabatan sebagai CEO of Group Transaction Banking dan Chief FinTech Officer selama 2 tahun 2 bulan.
Pada tahun 2013 Hendra kembali ke Indonesia dan menjabat sebagai Chief of Transaction Banking di PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) hingga tahun 2018 dan sebagai Chief Transformation Officer pada tahun 2019 hingga 2020.
Kariernya di BCA dimulai April 2020 dengan menjabat sebagai Managing Director IT/CIO PT Central Capital Ventura, entitas anak yang bergerak di bidang modal ventura.
Pria bernama lengkap Gregory Hendra Lembong ini menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur BCA sejak tahun 2022.