Bagikan:

JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi buka suara terkait kehadiran maskapai baru, bernama PT Surya Mataram Nusantara atau FlyJaya. Dia bilang maskapai tersebut belum memiliki izin operasi.

Pasalnya, Dudy mengaku belum menerima berkas pengajuan izin operasi dari pihak FlyJaya di meja kerjanya.

“Kebetulan saya belum lihat (berkas pengajuan izin) di meja saya, nanti saya coba cek kepada staff apakah (ada) pengajuan,” katanya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa, 21 Januari.

Meksi begitu, Dudy bilang Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyambut kehadiran maskapai baru tersebut. Dengan bertambahnya maskapai di Indonesia, dia meyakini pelayanan terhadap masyarakat akan lebih baik.

“Namun hadirnya maskapai baru harus kami sambut dengna baik apapun jenisnya itu. Dengan demikian kami bisa melayani lebih baik ke masyarakat,” ujarnya.

Sekadar informasi, FlyJaya telah memiliki sertifikat standar angkutan udara pada Desember 2024. Artinya, FlyJaya telah memiliki izin untuk terbang di dalam negeri.

Meski begitu, armada maupun pilot FlyJaya belum mendapatkan izin operasi berupa Aircraft Operation Certificate (AOC) dari Kementerian Perhubungan.

Melansir sosial media resmi FlyJaya, maskapai baru tersebut siap menjelajahi langit Indonesia di 2025. Maskapai ini juga berencana untuk membawa pengalaman terbang yang lebih aman, nyaman, dan terpercaya.

FlyJaya akan menggunakan armada AT 72-500 untuk melayani penerbangan domestik di Indonesia. Pesawat tersebut dirancang untuk penerbangan jarak pendek dengan efisiensi bahan bakar, sehingga ramah lingkungan dan hemat energi.