Konstruksi Gereja Katedral Kupang Rampung, Basuki: Ciptakan Lingkungan Berbudaya
Gereja Katedral Kupang, NTT (Foto: KPUPR)

Bagikan:

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan rekonstruksi Gereja Katedral Keuskupan Agung Kupang di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Gereja Katedral tersebut turut terdampak bencana Badai Seroja yang melanda Kota Kupang pada April 2021.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan infrastruktur keagamaan seperti Gereja Kristus Raja Katedral Kupang dapat menciptakan lingkungan yang berbudaya.

"Pembangunan infrastruktur keagamaan ini dapat meningkatkan upaya hidup rukun bersama untuk menciptakan lingkungan yang berbudaya, beradab, dan menjunjung tinggi nilai moral," kata Menteri Basuki dalam keterangan tertulis yang diterima VOI, Kamis, 7 Desember.

Gereja Kristus Raja Katedral Kupang sendiri memiliki luas lahan 4.266 meter persegi dengan luas bangunan utama gereja 2.066 meter persegi, bangunan sekretariat Paroki 876 meter persegi, menara 9 meter persegi, dan rumah panel/genset 24 meter persegi.

Renovasi Gereja Katolik Kristus Raja Katedral Kupang dilaksanakan sejak 2021 dengan anggaran APBN senilai Rp24 miliar. Gereja tersebut telah berdiri sejak 1962 yang berawal dari rumah pastor.

Dalam perjalanannya, setelah Keuskupan Agung Kupang terbentuk sebagai bentuk perluasan Keuskupan Attambua, rumah pastor tersebut dijadikan sebagai Gereja Katedral Keuskupan Agung Kupang.

Selama ini, bangunan gereja tersebut belum pernah direhabilitasi, kecuali pada 1995 ada penambahan di bagian samping dengan pembangunan balkon.

Gereja Katedral menjadi bagian sejarah keberadaan Gereja Katolik di Kota Kupang sekaligus objek wisata religi di Kota Kupang yang berjarak sekitar 13 km dari Bandara Internasional El Tari Kupang atau dapat ditempuh sekitar 25 menit via jalur darat.

Peresmian Gereja Katedral Kupang secara seremonial dilakukan dengan penandatanganan prasasti oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Uskup Agung Kupang Petrus Turang, pada Rabu, 6 Desember.

Dengan peresmian tersebut, Gereja Katedral Keuskupan Agung Kupang siap menyambut perayaan Natal para umat Katolik di Kupang pada 2023 ini.