Menurut Sekjen Dewan Energi Nasional (DEN) Dr. Ir. Djoko Siswanto, MBA., regulasi dan UU yang mendukung saat ini masih kurang untuk perkembangan EBT. (Foto: Savic Rabos, DI: Raga VOI)

Bagikan:

JAKARTA - Cepat atau lambat energi fosil yang bersumber dari perut bumi akan habis karena eskplorasi dan penggunaan yang tiada henti. Kondisi ini sudah disadari dan negara-negara di dunia pun sudah menyepakati Net Zero Emission 2060 sebagai implementasi dari Paris Agrement tahun 2015. Sebagai solusi untuk pengganti sumber energi fosil adalah energi baru dan terbarukan (EBT) yang potensinya melimpah, cuma pemanfaatannya yang belum maksimal. Semua pihak kata, Sekjen Dewan Energi Nasional (DEN) Dr. Ir. Djoko Siswanto, MBA., harus sadar akan pentingnya penggunaan EBT untuk menjaga masa depan bumi ini.