Bagikan:

TULUNGAGUNG - Pemerintah menyerahkan sebanyak 82 unit kendaraan roda tiga untuk mendukung operasional 41 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Penyaluran dilakukan seiring percepatan pembangunan gerai koperasi yang ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada Agustus 2026.

Komandan Kodim 0807 Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio yang memimpin langsung seremoni penyerahan 82 unit kendaraan roda tiga oprasional KDKMP bersama Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, mengatakan, setiap Koperasi Merah Putih penerima akan memperoleh dua unit kendaraan yang digunakan untuk menunjang distribusi dan aktivitas operasional koperasi.

Menurut dia, dari total 41 KDMP penerima tahap awal, sebanyak 37 gerai telah selesai dibangun, sedangkan empat lainnya masih dalam tahap penyelesaian oleh pihak pelaksana pembangunan.

“Setelah disalurkan, kendaraan bisa disimpan di masing-masing gerai. Untuk yang pembangunannya belum selesai dan belum memiliki tempat penyimpanan, sementara dapat dititipkan di KDMP terdekat,” kata Galih dilansir ANTARA, Selasa, 26 Mei.

Ia menjelaskan sebagian gerai yang telah dibangun juga belum seluruhnya siap beroperasi karena masih menunggu kelengkapan sarana pendukung, termasuk etalase dan pengisian barang dagangan.

Pada tahap pertama, pembangunan gerai KDMP di Tulungagung ditargetkan mencapai 140 unit. Seluruh gerai ditargetkan selesai dan siap beroperasi pada Agustus 2026.

“Targetnya seluruh gerai tahap pertama selesai dibangun dan siap dioperasikan pada Agustus 2026,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin berharap percepatan pembangunan KDMP dapat memberikan dampak terhadap penguatan ekonomi masyarakat melalui aktivitas koperasi di tingkat desa.

Ia menambahkan pengembangan KDMP saat ini masih difokuskan di wilayah desa, sedangkan untuk kelurahan masih menunggu kepastian aturan terkait pemanfaatan lahan yang tersedia.

“Kami berharap seluruh target pembangunan dapat tercapai sehingga manfaat ekonomi dari keberadaan KDMP bisa segera dirasakan masyarakat,” kata Ahmad Baharudin.