TANJUNG SELOR — Kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kebakaran yang melanda Gedung Kantor Bupati Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) di jalan Jelarai Raya, Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kecamatan Tanjung Selor pada Rabu (20/5) malam.
Kasat Reskrim Polresta Bulungan, AKP Rio Adi Pratama, mengatakan proses penyelidikan masih berjalan.
“Masih dalam proses penyelidikan, hingga kini penyebab pasti kebakaran masih belum dapat dipastikan," ujarnya, Kamis, 21 Mei.
Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 21.05 WITA di Gedung Serba Guna Kantor Bupati Bulungan, Berdasarkan kronologi awal, petugas penjagaan kantor atau satpol PP sempat melakukan patroli rutin dan pengecekan seluruh ruangan sekitar pukul 20.00 WITA.
*Saat itu kondisi gedung disebut masih aman. Setelah patroli selesai, petugas kembali ke pos penjagaan pintu masuk Kantor Bupati Bulungan. Namun sekitar pukul 21.25 WITA, kobaran api terlihat muncul di bagian atap Ruang Tenguyun Serba Guna," ungkap Rio
"Mengetahui kejadian tersebut, petugas segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bulungan untuk meminta bantuan pemadaman," sambung dia.
Petugas Satpol PP yang berjaga di lokasi juga sempat berupaya mengevakuasi kendaraan yang terparkir di belakang gedung guna menghindari dampak kebakaran lebih luas.
"Akan tetapi, api disebut cepat membesar sehingga petugas tidak berani memasuki area gedung," jelas Rio
Kemudian, sekitar pukul 21.50 WITA, armada pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Sedikitnya lebih dari 20 unit armada gabungan diterjunkan dalam penanganan kebakaran tersebut.
Selain mobil pemadam dari pemerintah daerah, sejumlah instansi turut mengerahkan armada bantuan, di antaranya dua unit armoured water cannon (AWC) milik Polda Kalimantan Utara, satu unit AWC milik Polresta Bulungan, satu unit dari Korem 092/Maharajalila, serta satu unit bantuan dari Brigif 24/Bulungan Cakti.
"Akibat kejadian itu, gedung kantor Bupati itu mengalami kerusakan cukup parah," katanya.