Bagikan:

JAKARTA — Pemerintah mendorong Kredit Usaha Rakyat atau KUR, pasar rakyat, dan program SMK Go Global untuk memperluas lapangan kerja. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan agenda itu menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat.

Cak Imin menyampaikan hal itu setelah melaporkan program kerjanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 12 Mei. Laporan tersebut mencakup penanganan kemiskinan, pemberdayaan, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan produktivitas UMKM.

Menurut Cak Imin, pemerintah sedang menyiapkan 1.001 titik pasar rakyat. Pasar itu ditujukan agar pelaku UMKM mendapat ruang usaha yang lebih aktif.

“1.001 titik pasar rakyat untuk mendorong para pelaku UMKM menemukan pasar-pasar yang lebih bergairah,” kata Cak Imin.

Selain pasar, pemerintah mendorong subsidi pelatihan dan akses permodalan. Cak Imin menyebut KUR untuk UMKM terus meningkat. Pada Rabu pagi, 1.000 UMKM dijadwalkan menerima KUR di Bali.

“Alhamdulillah, KUR terus meningkat dan kita akan terus tingkatkan KUR untuk UMKM kita,” ujarnya.

Cak Imin juga menyinggung program SMK Go Global. Program ini diarahkan terutama bagi lulusan SMK dari desil 1, yakni kelompok dari daerah paling miskin.

Menurutnya, jumlah lulusan yang berangkat ke luar negeri terus bertambah melalui pendampingan, bantuan, dan pelatihan. Targetnya, hingga 2029 sebanyak 500 ribu lulusan SMK dapat mengikuti program tersebut.

Untuk tahun ini, pemerintah menargetkan sedikitnya 70 ribu hingga 80 ribu lulusan mengikuti program itu.

Negara tujuan program kerja sama mencakup Jepang, Korea, Timur Tengah, Amerika, serta kawasan Eropa Barat dan Eropa Timur.