TANJUNG SELOR - Anggota DPR Rahmawati memastikan ketersediaan stok beras di Kalimantan Utara (Kaltara) dalam kondisi aman setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang Perum Bulog di Tanjung Selor.
"Dari hasil peninjauan langsung, cadangan beras yang tersedia dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga sekitar lima bulan ke depan," kata Rahmawati, Selasa, 28 April.
Rahmawati yang juga politikus Gerinda asal Kaltara ini mengungkapkan, saat sidak juga meninjau kondisi penyimpanan serta sistem distribusi beras.
"Total stok beras yang tersimpan di gudang Bulog Bulungan saat ini mencapai sekitar 4.000 hingga 5.000 ton, yang digunakan untuk menopang kebutuhan di sejumlah wilayah seperti Bulungan, Malinau, dan Tana Tidung," ungkapnya.
Ia juga menilai pengelolaan stok di gudang Bulog berjalan baik dan masih dalam batas aman, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.
"Ini menjadi indikator penting pasokan pangan pokok di wilayah Kaltara tetap terjaga," ujar dia.
Rahmawati menegaskan, distribusi yang lancar sangat penting agar ketersediaan beras tidak hanya cukup di gudang, tetapi juga merata hingga ke masyarakat.
"Kelancaran distribusi menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas harga di pasaran," tegas Rahmawati anggota komisi VII dari fraksi Gerindra ini.
Rahmawati menerangkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Selain itu, Ia memastikan pemerintah bersama Bulog terus berupaya menjaga ketahanan pangan melalui pengawasan stok dan distribusi yang berkelanjutan.
"Dengan kondisi stok yang masih aman dan sistem distribusi yang terkontrol, masyarakat Kaltara diharapkan tetap tenang dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari," pungkasnya.(