Bagikan:

JAKARTA - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta petugas Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) untuk mengevaluasi standar operasional prosedur makanan, saat meninjau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 2 Waisai, Kabupaten Raja Ampat.

Dalam peninjauannya, Wapres Gibran sempat bertanya kepada petugas SPPG yang mendistribusikan makanan kepada para siswa. Setelah mendapat penjelasan, Wapres mendapatif menu MBG di sekolah tersebut dimasak terlalu pagi, sehingga dikhawatirkan merusak kualitas makanan itu.

‎"Mulai besok kalian ubah SOP-nya. Tidak bisa masak sepagi itu," kata Gibran dilansir ANTARA, Rabu, 22 April.

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya selama tiga hari di Tanah Papua, Gibran telah memastikan kelancaran pelaksanaan MBG di tiga sekolah, yakni SMAN 4 Mimika, Sekolah Kristen Yahukimo dan SDN 2 Waisai Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Kegiatan peninjauan SPPG ini merupakan bagian dari upaya Wapres dalam mengawal pelaksanaan program prioritas Presiden agar berjalan optimal dan tepat sasaran di lapangan.

Pada pagi hari ini, menu MBG yang disajikan mencakup nasi putih, ayam kecap, tempe goreng, sayur singkong, dan buah apel.

Selainmemastikan pelaksanaan MBG berjalan baik, Wapres juga menyapa para siswa dan melihat secara langsung respons mereka terhadap makanan yang disajikan.

Salah seorang siswa kelas 2C SD Negeri 2 Waisai, Tianmengaku menyukai menu yang baru saja dihabiskannya.“Iya, suka,” jawab Tian saat diwawancara pada kesempatan terpisah.

SDN 2 Waisai memiliki total 671 siswa yang terbagi dalam 24 rombongan belajar, dengan didukung oleh 45 tenaga pendidik dan kependidikan.

Melalui peninjauan ini, Wapres menegaskan pentingnya keberlanjutan program MBG sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, sekaligus mendukung tumbuh kembang yang optimal bagi generasi penerus bangsa.