JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan nelayan terutama yang menggunakan sampan agar mewaspadai potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Sumatera Utara.
"Gelombang tinggi berpotensi terjadi mulai 20 sampai 23 April 2026 dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Belawan Rizky Ramadhan di Medan, Sabtu.
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan angin 6-20 knot.
Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan angin 6-25 knot.
BACA JUGA:
Gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, Samudera Hindia barat Kepulauan Nias, dan Selat Malaka bagian utara.
Kondisi tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran bagi perahu nelayan jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Demikian juga terhadap kapal tongkang jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.