Bagikan:

JAKARTA - Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dipastikan tidak ringan. Energi dan geopolitik global jadi dua isu utama yang akan dibahas.

Hal itu diungkap Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono saat ditemui di Jakarta, Sabtu, 11 April.

Ia menyebut, pembahasan energi—termasuk kemungkinan alternatif pasokan minyak—menjadi bagian dari agenda.

“Ini sangat strategis bagi Indonesia,” ujar Sugiono.

Selain itu, kedua pemimpin juga akan membahas situasi geopolitik dunia yang sedang berubah cepat. Ketegangan global, terutama di sektor energi, membuat banyak negara mulai menata ulang strategi.

Indonesia tidak ingin hanya jadi penonton. Kunjungan ini memberi tanda kalau Indonesia mulai masuk lebih dalam ke percaturan energi global.

Namun Sugiono tidak merinci hasil yang diharapkan. Ia hanya menegaskan bahwa pembicaraan akan mencakup kepentingan strategis nasional.

Dengan waktu keberangkatan yang sangat dekat, pertemuan ini berpotensi menjadi langkah awal Indonesia membuka jalur baru di tengah tekanan energi dunia