Bagikan:

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memastikan tidak akan lagi memimpin PB IPSI. Ia menilai posisinya sebagai kepala negara membuatnya tak bisa bekerja optimal di organisasi pencak silat.

Keputusan itu disampaikan saat membuka Musyawarah Nasional XVI IPSI di JCC, Senayan, Jakarta, Sabtu, 11 April. Prabowo menyebut sudah hampir tiga tahun tidak aktif di garis depan organisasi.

“Tidak mungkin saya efektif,” kata Presiden Prabowo.

Prabowo mengaku sudah 34 tahun mengabdi di IPSI. Empat periode sebagai wakil ketua umum dan lima periode sebagai ketua umum. Namun kini, prioritasnya berubah.

Ia menegaskan tetap akan mendukung dari belakang. Menurutnya, di bawah kepemimpinan baru, pembinaan IPSI justru bisa lebih kuat.

Prabowo juga menyinggung sosok penggantinya. Ia tidak menyebut nama, tapi meminta peserta munas memilih figur terbaik.

Ia mengakui satu target besar belum tercapai yaitu membawa pencak silat ke Olimpiade. Meski begitu, ia optimistis generasi berikutnya bisa mewujudkannya.