JAKARTA - Militer Israel atau IDF mengeluarkan peringatan terhadap warga sipil Lebanon agar segera melakukan evakuasi di tengah kesepakatan gencatan senjata yang baru diumumkan Presiden AS Donald Trump.
Peringatan itu ditargetkan kepada warga sipil Lebanon di Kota Tyre sebelum militer Israel melakukan pengeboman di wilayah itu.
“Peringatan mendesak dan berulang kepada warga kota Tyre, khususnya di Shibriha (Al-Abbasiyya)," kata Juru bicara IDF, Avichaya Adraee, Rabu 8 April, dikutip dari The Telegraph.
Israel melakukan serangan udara besar-besaran ke Lebanon sejak 2 Maret 2026.
Pada hari ini, Rabu 8 April, akan meledakan sejumlah titik di Tyre lagi-lagi dengan dalih memberantas Hizbullah. Israel mengharuskan warga Tyre meninggalkan rumah dan “pindah ke utara kawasan Sungai Zahrani”
“Aktivitas teroris Hizbullah memaksa IDF untuk bertindak tegas terhadapnya. IDF tidak bermaksud untuk membahayakan Anda. Demi keselamatan Anda, Anda harus segera mengungsi dari rumah Anda,” ujar Adraee.
Pengeboman kembali dilakukan setelah Israel mengatakan mendukung Presiden AS Donald Trump yang memutuskan gencatan senjata, tetapi tidak termasuk di Lebanon.