JAKARTA - Pemerintah Ceko menerapkan pemangkasan pajak bahan bakar minyak atau BBM sebagai tanggapan atas naiknya harga energi global akibat perang AS-Israel terhadap Iran.
Perdana Menteri Ceko Andrej Babis mengatakan kebijakan untuk mengendalikan harga bahan bakar dan mulai diterapkan pada Rabu 8 April.
“Kami pikir ini adalah langkah yang pada dasarnya akan membantu semua orang, tentu saja warga negara, perusahaan, dan perekonomian,” katanya dikutip dari The Guardian, Kamis 2 April.
Dalam penerapannya, Pemerintah Ceko akan memangkas margin pada penjualan solar dan bensin sebesar 2,50 krona per liter atau sekitar Rp4.515 per liter.
Selain itu, kebijakan ini akan menurunkan harga bahan bakar solar sebesar 2,35 krona per liter atau Rp4.500 per liter, dari harga solar saat ini di Ceko sebesar 9,95 krona atau Rp17.970 per liter.
Langkah pemangkasan pajak bahan bakar ini telah diberlakukan di sejumlah negara Eropa tengah lainnya untuk membatasi dampak lonjakan harga bahan bakar akibat konflik di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak mentah.