JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto langsung merespons kejadian di Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden sejak pagi sudah menerima laporan dari Kepala BNPB mengenai perkembangan situasi di Sulawesi Utara dan Maluku Utara, terutama di Kota Bitung, Kota Ternate, dan Pulau Batang Dua.
“Bapak Presiden tadi pagi-pagi sekali sudah menerima laporan dari Kepala BNPB terkait kejadian di Provinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara, terutama di Kota Bitung dan Kota Ternate serta Pulau Batang Dua,” kata Teddy dalam pernyataan tertulis, Kamis, 2 April.
Menurut Teddy, tim reaksi cepat BNPB daerah bersama aparat TNI-Polri dan pemerintah daerah sudah langsung bergerak ke lokasi terdampak untuk melakukan pengecekan dan evakuasi.
Ia juga menyampaikan, Kepala BNPB telah mengimbau warga agar tidak kembali beraktivitas di gedung-gedung yang terdampak. Imbauan itu disampaikan untuk menghindari risiko yang bisa muncul setelah kejadian.
BACA JUGA:
Teddy mengatakan, melalui Kepala BNPB, Presiden telah memerintahkan seluruh aparat dan tim BNPB agar proses evakuasi warga terdampak dilakukan secepat mungkin. Pada hari ini, Kepala BNPB dijadwalkan tiba di Sulawesi Utara, sementara tim lainnya bergerak ke Maluku Utara.
“Melalui Ka BNPB, Pak Presiden sudah langsung perintahkan seluruh aparat dan tim BNPB secepat mungkin mengevakuasi warga terdampak,” ujar Teddy.
Selain pengerahan tim, pemerintah pusat juga membuka koordinasi dengan pemerintah daerah. Teddy mengatakan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus sudah dihubungi untuk mempercepat penanganan di lapangan.